Polman  

Kasus Begal di Polman Ternyata Hoaks, Pemuda Nekat Lukai Diri Pakai Kaca Demi Tutupi Utang

POLMAN – FMSnews.co.id, Aksi pencurian dengan kekerasan atau begal yang sempat menghebohkan dan menimbulkan keresahan di Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar, ternyata hanyalah rekayasa belaka. Fakta mengejutkan terungkap setelah polisi melakukan penyelidikan mendalam.

Pelaku, seorang pemuda berinisial Arham (24), nekat membuat cerita bohong seolah-olah dirinya menjadi korban perampasan oleh tiga orang bersenjata tajam. Ia bahkan melukai tubuhnya sendiri demi memperkuat skenario bohong tersebut.

Kejadian bermula saat Arham melapor pada Selasa (14/4/2026) malam sekitar pukul 21.30 WITA. Ia mengaku diserang dan dirampas motornya oleh sekelompok orang yang menggunakan dua unit sepeda motor.

Baca Juga  Gubernur Sulbar Serahkan Bantuan Rp600 Juta untuk Korban Kebakaran di Polman

Menerima laporan yang mengandung unsur kekerasan tersebut, personel Polsek Tinambung dan Campalagian langsung bergerak cepat. Mereka melakukan olah TKP dan membawa “korban” untuk diperiksa.

Namun, cerita Arham penuh dengan kejanggalan. Setelah diinterogasi secara intensif, topengnya akhirnya terbuka. Ia mengakui bahwa seluruh kejadian adalah dramatisasi.

Kapolsek Campalagian, Iptu H. Harifuddin, S.Sos, membeberkan motif sebenarnya di balik aksi nekat tersebut.

“Yang bersangkutan mengaku terlilit utang sekitar Rp 6,8 juta. Ia takut diketahui keluarganya, sehingga membuat skenario seolah-olah menjadi korban begal agar uang dianggap hilang karena dirampas,” ungkap Kapolsek.

Baca Juga  Satgas Pangan Polres Polman Genjot Pengawasan Pasar di Bulan Suci Ramadan

Fakta lain yang terungkap jauh lebih mencengangkan:

  • Motor yang diklaim dicuri ternyata sudah digadaikan sejak Maret 2026 di Kabupaten Sidrap senilai Rp 6 juta.
  • Ia juga memiliki pinjaman online (pinjol) sebesar Rp 800 ribu.
  • Ia bahkan pernah meminta uang kepada keluarga dengan alasan memperbaiki HP, padahal uangnya dipakai untuk melunasi utang.

Agar ceritanya dipercaya, Arham tidak main-main. Ia nekat melukai dirinya sendiri menggunakan pecahan kaca di sekitar area Masjid Raya Wonomulyo. Luka-luka tersebut dibuat seolah-olah akibat bacokan senjata tajam dari para begal.

Baca Juga  Unit Lantas Polsek Urban Wonomulyo Polres Polman Tangani Laka Lantas di Jalan Trans Sulawesi

“Ia melukai dirinya sendiri agar terlihat seperti korban kekerasan yang nyata,” tambah Harifuddin.

Saat ini, kasus tersebut sudah selesai ditangani. Pihak kepolisian telah memberikan pembinaan kepada Arham beserta keluarganya. Ia juga diminta membuat surat pernyataan tanggung jawab mutlak agar kejadian serupa tidak terulang dan tidak lagi menimbulkan keresahan di masyarakat.

Peristiwa ini menjadi pelajaran berharga agar masyarakat lebih bijak dalam menyebarkan informasi. Jangan mudah panik dan selalu tunggu klarifikasi resmi dari pihak berwajib, karena belum tentu apa yang viral itu kebenaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

google.com, pub-7063190161419447, DIRECT, f08c47fec0942fa0