crossorigin="anonymous">

SMAN 2 MAJENE GALANG DUKUNGAN MORAL TEKANKAN PENTINGNYA ASAS KEADILAN DAN PRADUGADA TAK BERSALAH

Majene, Senin 22 September 2025 – Ratusan siswa-siswi SMA Negeri 2 Majene bersama puluhan guru menggelar aksi moral sebagai bentuk dukungan terhadap penanganan kasus dugaan kekerasan seksual yang tengah ditangani Polres Majene.

Dalam aksi tersebut, Wakil Kepala Sekolah SMA 2 Majene, Ishak, menyampaikan harapan agar pihak kepolisian bersikap objektif dan profesional dalam menegakkan hukum, serta menjembatani publik untuk melihat persoalan secara lebih universal.

“Kami mendukung Polres Majene untuk bertindak adil dan profesional. Kami juga menyerukan kepada masyarakat, termasuk warga sekolah, media dan Publik agar tidak melakukan perundungan, tekanan sosial, atau penghakiman sepihak, baik terhadap terduga korban maupun terhadap pihak terlapor. Melalui media sosial, dan pernyataan tidak bertanggung jawab. Kita harus menjaga ruang yang aman dan manusiawi bagi semua. Ia juga menambahkan bahwa penting bagi seluruh pihak untuk menahan diri dari penghakiman sepihak, serta memberikan kepercayaan kepada proses hukum yang tengah berjalan.” tegas Ishak.

Baca Juga  DKPP Sumenep Dorong Transformasi Digital Pertanian Lewat Aplikasi Silangtani

Ia menambahkan, penting bagi semua pihak untuk menahan diri dari penghakiman sepihak dan memberikan kepercayaan penuh kepada proses hukum yang tengah berjalan.

SMA 2 Majene juga menekankan bahwa siswi yang diduga menjadi korban harus dilindungi dari perundungan, baik secara langsung maupun melalui media sosial. Ia berhak mendapatkan ruang aman untuk menjalani proses hukum dan pemulihan, tanpa dijadikan bahan stigma atau pergunjingan publik.

Baca Juga  Jumlah Penerima KIP di UNIBA Madura Merosot Drastis, Dugaan Kasus Internal Jadi Sorotan

“Kami ingin siswa-siswi kami tumbuh dalam lingkungan yang aman dari stigma publik. Namun, kami percaya persoalan yang menyeret nama baik Kepala Sekolah SMA 2 Majene hanyalah salah paham, bukan tindak kejahatan. Saya adalah saksinya,” ungkap Ishak.

Baca Juga  4.320 Pelamar CPNS Kemenkumham Sulbar Usai Ikuti Ujian, Pamuji Beri Apresiasi

Selain itu, pihak sekolah juga menegaskan bahwa hak-hak terlapor tetap harus dihormati sebagai warga negara dengan asas praduga tak bersalah hingga adanya keputusan hukum yang sah.

SMA 2 Majene mengimbau seluruh masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, tidak menyudutkan siapa pun di media sosial, serta menjaga etika dan empati selama proses hukum berlangsung.

Aksi dukungan moral ini berjalan damai dan tertib, sebelum akhirnya massa aksi membubarkan diri dengan teratur.

Penulis: ArkamEditor: Haufanhazza

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

google.com, pub-7063190161419447, DIRECT, f08c47fec0942fa0