Mamuju  

DKPPKB Sulbar Dukung Pemantauan Arus Mudik, Pastikan Kesehatan Pemudik Tetap Terjaga

MAMUJU, FMSnews.id.co. 18 Maret 2026 – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat terus berkomitmen untuk memastikan kelancaran, keamanan, dan kesehatan selama arus mudik Lebaran 1447 Hijriah. Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, melakukan pemantauan langsung terhadap alur pergerakan mudik di Terminal Simbuang, Mamuju, pada Selasa (17 Maret 2026) malam.

Kegiatan pemantauan ini menjadi bagian integral dari upaya pemerintah daerah dalam menjamin kenyamanan, keselamatan, serta kesejahteraan kesehatan masyarakat selama periode mudik dan menjelang Hari Raya Idul Fitri. Dalam kesempatan tersebut, Gubernur didampingi oleh Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, serta jajaran pejabat terkait dari dinas transportasi dan kepolisian daerah.

Pemantauan difokuskan pada tiga aspek utama, yaitu kesiapan sarana dan prasarana transportasi, kelancaran aliran penumpang untuk menghindari kemacetan yang berpotensi menyebabkan ketidaknyamanan, serta ketersediaan layanan pendukung – khususnya layanan kesehatan bagi para pemudik. Hal ini sangat penting untuk mengantisipasi berbagai risiko kesehatan yang dapat muncul selama perjalanan jauh, seperti kelelahan, dehidrasi, gangguan pencernaan, hingga penularan penyakit menular.

Baca Juga  Pemprov Sulbar Perketat Pengawasan Distribusi, Minta Tambah Kuota BBM dan Siapkan Kapal Nelayan untuk Tingkatkan Produksi Ikan

Kepala DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif guna mendukung kesehatan pemudik. Di antaranya adalah penyediaan posko kesehatan di titik-titik strategis sepanjang rute mudik utama, termasuk di terminal, gerbang tol, dan area istirahat jalan raya; pelayanan pemeriksaan kesehatan dasar secara gratis; serta penyediaan obat-obatan esensial untuk mengatasi keluhan kesehatan umum. Selain itu, tim kesehatan juga melakukan edukasi langsung kepada masyarakat terkait pentingnya menjaga kondisi tubuh selama perjalanan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk mempersiapkan kondisi kesehatan sebelum berangkat dengan melakukan pemeriksaan awal di fasilitas kesehatan terdekat, beristirahat secara cukup selama perjalanan, menjaga asupan cairan dan makanan bergizi, serta aktif memanfaatkan posko kesehatan yang telah kami sediakan di berbagai lokasi,” ujar dr. Nursyamsi Rahim.

Baca Juga  Polisi Kembangkan Laporan Nasabah FIF Cabang Mamuju terkait Dugaan Perampasan Motor dan Pemerasan

Selain layanan langsung di lapangan, DKPPKB Sulbar juga terus mengedukasi masyarakat melalui berbagai saluran media, baik secara daring maupun luring, melalui kampanye bertajuk “Mudik Sehat, Lebaran Nyaman Bersama”. Kampanye ini menyampaikan serangkaian imbauan penting, antara lain melakukan cek kesehatan sebelum memulai perjalanan, mengonsumsi makanan dan minuman yang higienis serta bergizi, mencuci tangan secara rutin dengan sabun atau menggunakan hand sanitizer, menghindari merokok selama berada di dalam kendaraan atau area umum, serta menjaga jarak yang cukup untuk menghindari kerumunan yang berpotensi meningkatkan risiko penularan penyakit.

Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, menegaskan bahwa pelayanan publik, termasuk layanan kesehatan, harus tetap hadir, mudah diakses, dan responsif selama masa mudik. Hal ini sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan maksimal kepada seluruh masyarakat Sulbar, baik yang akan melakukan perjalanan mudik maupun yang tinggal di daerah.

Baca Juga  Seorang Karyawan PLTU Belang-Belang Mamuju Tewas Usai Tertimpa Longsor Batubara

“Kesehatan dan keselamatan masyarakat adalah prioritas utama kami. Melalui kolaborasi antar dinas dan stakeholder terkait, kami berharap seluruh rangkaian kegiatan mudik dapat berjalan dengan lancar, aman, dan sehat, sehingga masyarakat dapat merayakan Hari Raya Idul Fitri dengan penuh kebahagiaan dan kedamaian bersama keluarga serta sanak saudara,” tegas Gubernur Suhardi Duka.

Melalui pemantauan dan berbagai upaya antisipatif yang telah dilakukan, diharapkan arus mudik tahun ini di Sulawesi Barat dapat berjalan optimal, tanpa hambatan signifikan, dan menjamin kesejahteraan bagi setiap pemudik.

(Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

google.com, pub-7063190161419447, DIRECT, f08c47fec0942fa0