Bapenda Sulbar Kerja Sama BPKAD Lancarkan Skema Perpindahan Server Pendapatan Daerah – Langkah Strategis Dukung Transformasi Digital Pengelolaan PAD
MAMUJU, FMSnews.co.id, 6 Februari 2026 – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Barat menggandeng Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Sulbar untuk mematangkan skema migrasi server pendapatan daerah. Langkah ini menjadi bagian krusial dalam upaya penguatan tata kelola sistem pendapatan berbasis digital, yang diharapkan dapat meningkatkan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan kualitas layanan publik.
Pertemuan koordinasi yang dilakukan Kamis (5/2/2026) di Ruang Kepala BPKAD Provinsi Sulawesi Barat menghadirkan perwakilan dari kedua instansi. Bapenda Sulbar diwakili Plt. Sekretaris Bapenda, Fahri Yusuf, beserta Kepala Subbidang Teknologi Informatika Pendapatan, Rosianah M. Nadir, yang secara langsung membahas seluruh aspek teknis rencana migrasi.
Dalam pembahasan intensif, kedua pihak mendalami poin-poin penting mulai dari kesiapan infrastruktur fisik dan sistem, protokol keamanan data yang ketat, strategi menjaga kesinambungan layanan selama proses migrasi, hingga mekanisme pengelolaan dan pemeliharaan server pasca-migrasi agar tetap beroperasi optimal dan terintegrasi dengan sistem keuangan daerah lainnya.
Dukungan Penuh BPKAD: Migrasi Jamin Keandalan dan Akuntabilitas
Kepala BPKAD Provinsi Sulawesi Barat, Mohammad Ali Chandra, menyampaikan dukungan penuh terhadap inisiatif migrasi server pendapatan. Menurutnya, langkah transformatif ini bukan hanya untuk meningkatkan keandalan sistem dan keamanan data sensitif, tetapi juga menjadi landasan bagi pengelolaan keuangan daerah yang lebih akuntabel dan sesuai standar modern.
“Kita perlu memastikan bahwa setiap proses pengelolaan pendapatan daerah berjalan dengan transparansi dan efisiensi. Migrasi server ini adalah investasi penting untuk menjawab tantangan tata kelola pemerintahan yang semakin kompleks,” ujar Mohammad Ali Chandra.
Bapenda: Langkah Strategis Dukung Transformasi Digital
Sementara itu, Kepala Bapenda Sulbar, Abdul Wahab Hasan Sulur, menegaskan bahwa perpindahan server merupakan langkah strategis dalam mendukung transformasi digital pengelolaan pendapatan daerah. Menurutnya, kolaborasi lintas perangkat daerah menjadi kunci keberhasilan implementasi skema ini.
“Koordinasi ini menjadi bagian dari upaya memastikan sistem pendapatan daerah dikelola secara aman, andal, dan terintegrasi, seiring dengan kebutuhan tata kelola pemerintahan yang semakin berbasis teknologi. Tujuannya jelas: agar pengelolaan PAD lebih optimal dan dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Sulawesi Barat,” jelas Abdul Wahab.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa langkah ini selaras dengan visi dan misi Gubernur Suhardi Duka beserta Wakil Gubernur Salim S. Mengga, yakni memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel serta mewujudkan pelayanan dasar yang merata dan berkualitas bagi seluruh masyarakat Sulbar.
Dengan sinergi yang terbangun, Bapenda Sulbar berharap skema perpindahan server pendapatan dapat segera dirumuskan secara matang dan terencana, sehingga mampu memberikan dampak positif nyata bagi peningkatan kinerja pengelolaan pendapatan daerah dan layanan publik di Provinsi Sulawesi Barat. (Rls)













