MAMUJU – FMSnews.co.id, Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Amalia Fitri, didampingi Wakil Ketua St. Suraidah Suhardi dan Sekretaris Arianto, menghadiri kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Sulbar Tahun 2027.
Acara yang digelar di Ballroom Andi Depu Lantai 3 Kantor Gubernur Sulbar pada Jumat, 10 April 2026 ini dibuka secara resmi oleh Gubernur Sulbar Suhardi Duka, didampingi Ketua TP PKK Sulbar Ny. Harsinah Suhardi.
Musrenbang tahun ini mengangkat tema “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Inklusif melalui Peningkatan Infrastruktur, Investasi, SDM dan Pengelolaan SDA yang Terintegrasi antara Pusat dan Daerah”. Forum ini menjadi wadah strategis untuk merumuskan arah kebijakan pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berfokus pada kesejahteraan masyarakat.
Dalam sambutannya, Amalia Fitri menyampaikan pokok-pokok pikiran DPRD terkait arah kebijakan pembangunan tahun 2027. Ia menegaskan bahwa DPRD memiliki peran vital dalam memastikan aspirasi masyarakat terserap dan terakomodasi dalam dokumen perencanaan.
Adapun lima prioritas utama yang disampaikan meliputi:
1. Peningkatan kualitas infrastruktur dasar, terutama jalan, jembatan, dan sarana transportasi guna memperkuat konektivitas antarwilayah.
2. Penguatan sektor pendidikan dan kesehatan untuk mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
3. Pengembangan ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan UMKM, pertanian, perikanan, serta pariwisata lokal.
4. Penanggulangan kemiskinan dan pengangguran melalui program yang tepat sasaran dan berkelanjutan.
5. Peningkatan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) yang transparan dan akuntabel.
Lebih lanjut, Amalia Fitri menjelaskan bahwa DPRD telah menyerahkan total 5.772 usulan yang berasal dari komisi-komisi dan anggota dewan kepada Pemerintah Provinsi Sulbar. Rincian usulan tersebut terbagi menjadi:
- Bidang Pemerintahan: 685 usulan
- Bidang Ekonomi dan Keuangan: 1.700 usulan
- Bidang Pembangunan: 789 usulan
- Bidang Kesejahteraan Masyarakat: 2.598 usulan
“Seluruh usulan ini diharapkan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan RKPD, sehingga program dan kegiatan yang direncanakan benar-benar berpihak kepada kepentingan masyarakat,” ujarnya.
Amalia juga berharap, melalui Musrenbang ini dapat dihasilkan perencanaan pembangunan yang berkualitas, terarah, dan mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan ke depan.
Kehadiran pimpinan DPRD dalam kegiatan ini mencerminkan komitmen kuat lembaga legislatif untuk mengawal proses perencanaan pembangunan daerah agar berjalan sinergis antara eksekutif dan legislatif, demi mewujudkan Sulawesi Barat yang semakin maju dan sejahtera.
(Rls)













