MAMUJU. FMSnews.co.id, – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat siap mengimplementasikan fitur kinerja harian dalam pengelolaan kinerja aparatur sipil negara (ASN), sebagai langkah strategis untuk meningkatkan profesionalisme dan akuntabilitas birokrasi daerah. Komitmen ini dipertegas dalam kegiatan sosialisasi yang digelar oleh Kantor Regional IV Badan Kepegawaian Negara (BKN) Makassar pada Kamis (26/2/2026), yang diselenggarakan secara daring melalui platform Zoom Meeting.
Kegiatan yang menghadirkan narasumber ahli dari pusat dan daerah ini diikuti oleh Plt Deputi Bidang Kinerja dan Penghargaan BKN Pusat, Neny Rochyani; Kepala Kantor Regional IV BKN Makassar, Nanang Subandi; serta seluruh kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) se-wilayah kerja Kanreg IV yang mencakup Provinsi Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Gorontalo, dan Maluku Utara. Selain itu, hadir juga jajaran pengelola kepegawaian dari BKD Sulbar yang akan menjadi ujung tombak dalam pelaksanaan fitur baru ini di tingkat daerah.
Dalam arahan pembukaan, Kepala Kanreg IV BKN Makassar Nanang Subandi menekankan pentingnya disiplin dalam pengisian fitur kinerja harian oleh setiap ASN. Melalui sistem terintegrasi ini, seluruh aktivitas kerja pegawai akan dapat terukur secara objektif dan terdokumentasi secara rinci dalam laporan harian, mulai dari tugas rutin hingga kegiatan khusus yang mendukung capaian program organisasi.
“Dengan adanya fitur kinerja harian, kita akan memiliki data yang akurat mengenai apa yang dikerjakan setiap ASN setiap hari. Hal ini bukan hanya sebagai bentuk transparansi terhadap publik, tetapi juga menjadi bagian krusial dalam upaya membangun birokrasi yang responsif, adaptif terhadap perubahan, dan mampu memenuhi tuntutan pelayanan publik yang semakin tinggi,” tegas Nanang.
Senada dengan pandangannya, Plt Deputi Bidang Kinerja dan Penghargaan BKN Pusat Neny Rochyani menekankan perlunya transformasi mendasar dalam budaya kerja di kalangan ASN seluruh Indonesia, termasuk di Sulawesi Barat. Ia mengingatkan bahwa paradigma kerja harus bergeser dari pola yang bersifat insidental dan berbasis aktivitas menuju sistem kerja yang terencana, terukur, dan berdampak nyata pada pencapaian tujuan strategis organisasi.
“Kita tidak hanya menjalankan tugas atau bekerja secara rutin, tetapi harus benar-benar berkinerja dengan hasil yang jelas. Setiap aktivitas kerja harus dihubungkan dengan outcome yang diharapkan dan selaras dengan tujuan organisasi serta pembangunan daerah. Budaya kerja yang handal, terencana, dan berbasis data menjadi kunci keberhasilan reformasi birokrasi kita,” ujar Neny.
Sementara itu, Kepala Bidang Kinerja dan Penghargaan BKD Sulbar, Hidayah Andi Arif, menyampaikan harapan agar sosialisasi fitur kinerja harian ini dapat menjangkau seluruh lapisan ASN di Sulawesi Barat secara merata, mulai dari tingkat pusat daerah hingga kantor dinas dan unit kerja di kabupaten/kota. Menurutnya, penyamaan persepsi dan pemahaman yang komprehensif menjadi langkah awal krusial untuk meminimalkan disparitas pengetahuan antar pegawai dan memastikan implementasi yang konsisten.
Upaya ini juga sejalan dengan arahan Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka yang terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia aparatur di lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, guna mewujudkan birokrasi yang profesional dan berorientasi pelayanan.
“Ke depan, proses pembinaan, evaluasi, dan pengembangan kinerja ASN akan jauh lebih terstruktur dan mudah dilaksanakan berkat dukungan sistem yang terintegrasi. Kuncinya terletak pada konsistensi dalam pengisian data dan komitmen bersama dari seluruh elemen ASN untuk menjalankan perubahan ini dengan penuh kesadaran akan manfaatnya bagi pembangunan daerah,” jelas Hidayah.
Dengan siapnya menerapkan fitur kinerja harian ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menegaskan komitmennya untuk memperkuat tata kelola ASN berbasis digital, sekaligus mempercepat terwujudnya birokrasi yang akuntabel, transparan, dan berkinerja tinggi yang mampu menjadi motor penggerak pembangunan daerah yang lebih baik. (Rls)













