Mamuju  

Target Ekonomi Tumbuh 6,20 Persen, Sulbar Pacu Pembangunan Inklusif Lewat Musrenbang RKPD 2027

MAMUJU – FMSnews.co.id, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menetapkan arah pembangunan tahun 2027 dengan optimisme tinggi melalui pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD). Acara puncak digelar pada Jumat, 10 April 2026, dan dibuka langsung oleh Gubernur Sulbar, Suhardi Duka.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperinda) Sulbar, Amujib, melaporkan bahwa seluruh rangkaian kegiatan Musrenbang telah berjalan lancar sesuai tahapan dan regulasi yang berlaku, termasuk Undang-Undang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan Undang-Undang Pemerintahan Daerah.

“Tujuan utama forum ini adalah menyepakati permasalahan, prioritas, arah kebijakan, hingga program kegiatan beserta indikator kinerjanya. Hasil akhir nanti akan disempurnakan menjadi rancangan akhir sebelum ditetapkan melalui Peraturan Gubernur,” jelas Amujib.

Baca Juga  Pemprov Sulbar Bahas Arah Kebijakan dan Program Prioritas Pembangunan 2027

Musrenbang ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Restuardy Daud, Deputi Bidang Pengendalian Kementerian PPN/Bappenas, Erwin Dimas, anggota DPR RI dan DPD RI, Forkopimda, serta perwakilan pemerintah kabupaten/kota.

Target Besar dan Tema Strategis

Melalui serangkaian pembahasan yang dimulai sejak tanggal 6 April lalu, diputuskan tema besar pembangunan Sulbar tahun 2027, yaitu:
“Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Inklusif melalui Peningkatan Infrastruktur, Investasi, SDM, dan Pengelolaan Sumber Daya Alam yang Terintegrasi Antar Pusat dan Daerah.”

Baca Juga  Tak Terima Motornya Dilelang, Nasabah FIFGROUP Ngamuk di Kantor Polresta Mamuju

Dua tujuan utama ditetapkan untuk mewujudkan tema tersebut:

  1. Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan
    Menargetkan laju pertumbuhan ekonomi sebesar 6,20 persen dengan fokus pada peningkatan produktivitas pertanian, investasi, tata kelola digital, dan ketahanan bencana.
  2. Penurunan Kemiskinan dan Ketimpangan
    Menargetkan tingkat kemiskinan turun signifikan hingga berada di kisaran 8,82 persen – 8,13 persen, melalui peningkatan kualitas SDM, perluasan lapangan kerja, dan penguatan kemandirian desa.

Peluncuran Program dan Kerja Sama Internasional

Acara puncak ini juga dimeriahkan dengan sejumlah momen penting, antara lain:

Baca Juga  Biro Pemkesra Setda Provinsi Sulawesi Barat Adakan Rapat Pembahasan Beasiswa Tahap I Tahun Anggaran 2026
  • Peluncuran Program “Menyapa Posyandu” yang digagas oleh Ketua Tim Penggerak PKK Sulbar sebagai komitmen memperhatikan kesehatan masyarakat.
  • Pemberian Penghargaan kepada pemerintah kabupaten atas capaian kinerja pembangunan tahun 2025.
  • Penandatanganan dan Penyerahan Simbolis Kerja Sama dengan Tsinghua University, China, sebagai langkah strategis meningkatkan kapasitas kepemimpinan digital dan inovasi daerah melalui program Digital Leadership Academy.

Dengan tersusunnya RKPD 2027 ini, diharapkan menjadi landasan kuat bagi Sulawesi Barat untuk melangkah maju, mendorong investasi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh dan berkelanjutan.

(Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

google.com, pub-7063190161419447, DIRECT, f08c47fec0942fa0