crossorigin="anonymous">
Mamuju  

BPKAD Sulbar Luncurkan SIMGAJI Berbasis Web: Integrasikan Data Gaji ASN, Tata Kelola Keuangan Makin Akuntabel

MAMUJU – FMSnews.co.id, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sulawesi Barat resmi menggelar sosialisasi sekaligus implementasi aplikasi SIMGAJI berbasis web, sebuah terobosan sistem informasi yang dirancang untuk mengintegrasikan seluruh data penggajian Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat.

Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat BPKAD Provinsi Sulawesi Barat, Selasa (12/5/2026), dan dibuka secara langsung oleh Kepala BPKAD Provinsi Sulawesi Barat, Mohammad Ali Chandra, didampingi Kepala Bidang Perbendaharaan dan Akuntansi, Syaharuddin, serta dihadiri perwakilan PT Taspen (Persero) Cabang Sulawesi Barat. Acara ini diikuti oleh para operator penggajian dari seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemprov Sulbar.

Dalam sambutannya, Mohammad Ali Chandra menegaskan bahwa penerapan SIMGAJI berbasis web merupakan langkah strategis yang sejalan dengan visi dan misi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik, bersih, akuntabel, serta menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas dan modern.

Baca Juga  Pemprov Sulbar Pastikan Stok Beras Aman, Bangun Sinergi dengan BULOG untuk Jaga Stabilitas Harga Beras

Menurutnya, transformasi sistem dari aplikasi desktop menuju berbasis web membawa dampak besar bagi efisiensi dan akurasi pengelolaan keuangan daerah, khususnya dalam hal penggajian ASN.

“Sistem berbasis web ini kami bangun agar pengelolaan data gaji ASN menjadi jauh lebih transparan, terintegrasi secara menyeluruh, serta mampu meminimalisir potensi kesalahan perhitungan maupun duplikasi data yang mungkin terjadi pada sistem sebelumnya. Ini adalah langkah nyata kita menuju digitalisasi layanan keuangan yang lebih andal,” ujar Mohammad Ali Chandra.

Sementara itu, Kepala Bidang Perbendaharaan dan Akuntansi, Syaharuddin, menjelaskan secara teknis keunggulan sistem baru tersebut. Beralihnya dari aplikasi yang terpasang di komputer lokal ke sistem berbasis web, memberikan kemudahan akses dan pengelolaan bagi setiap operator di perangkat daerah.

Baca Juga  Herdin Ismail: Hari Kesadaran Nasional Wujudkan Sinergi ASN dengan Visi Gubernur dan Wakil Sulbar

“Kelebihan utama SIMGAJI berbasis web adalah proses input dan pengolahan data dapat dilakukan secara real-time dan terpusat. Artinya, perubahan atau pembaruan data dapat langsung terlihat dan tercatat dalam satu pangkalan data utama. Hal ini sangat mempermudah koordinasi antar instansi, mempercepat penyusunan laporan, dan secara signifikan meningkatkan kualitas laporan keuangan pemerintah daerah,” jelas Syaharuddin.

Pihak PT Taspen (Persero) Cabang Sulawesi Barat yang turut hadir dalam kegiatan ini memberikan apresiasi dan dukungan penuh atas kehadiran sistem baru tersebut. Perwakilan Taspen menilai, integrasi data melalui SIMGAJI akan sangat membantu memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pihak Taspen, terutama dalam hal pengelolaan data kepegawaian, perencanaan hak pensiun, hingga jaminan sosial bagi ASN ke depannya.

Baca Juga  Aksi AJI Mandar Peringati Hari Kebebasan Pers di Tengah Meningkatnya Kekerasan

“Dengan data yang sudah terintegrasi dan akurat, kami berharap pelayanan terkait manfaat pensiun dan jaminan sosial bagi ASN Sulawesi Barat dapat dilayani dengan lebih cepat, tepat, dan efektif,” ungkap perwakilan PT Taspen.

Kegiatan sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman mendalam serta pembekuan teknis kepada seluruh operator gaji, agar mereka siap dan mampu mengoperasikan aplikasi SIMGAJI berbasis web secara optimal di masing-masing instansi kerja. Dengan demikian, manfaat sistem ini dapat segera dirasakan demi mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang semakin tertib, akuntabel, dan berstandar modern.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

google.com, pub-7063190161419447, DIRECT, f08c47fec0942fa0