Tiga Remaja Diserang OTK di Sulbar Dini Hari, Polisi Buru Delapan Pelaku yang Lari Naik Motor

POLMAN, FMSnews.co.id. – Aksi kekerasan mengguncang Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, saat tiga remaja menjadi korban penyerangan oleh kelompok orang tak dikenal (OTK) pada Sabtu dini hari (21/3/2026). Peristiwa berdarah itu terjadi sekitar pukul 03.00 WITA di jalan poros Majene, Desa Bonne-Bonne, Kecamatan Mapilli.

Korban yang berinisial R (16), S (20), dan W (16) sedang dalam perjalanan pulang setelah bermain biliar ketika tiba-tiba dihentikan oleh sekelompok orang yang tidak dikenal. Setelah beberapa saat bertanya asal-usul korban, kelompok tersebut secara brutal melakukan pengeroyokan, menyebabkan salah satu korban mengalami luka di bagian punggung.

Setelah melancarkan serangan, sekitar delapan pelaku langsung melarikan diri menggunakan sepeda motor ke arah Campalagian.

Baca Juga  Truk Hilang Kendali di Tikungan Majene, Hantam Gardu dan Avanza Parkir

Mendapat laporan dari warga, personel Polsek Urban Wonomulyo segera tiba di lokasi sekitar pukul 04.00 WITA. Tim kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi, dan memastikan korban mendapatkan penanganan medis yang diperlukan.

Baca Juga  Mabuk Berkendara! Pengemudi Agya Tabrak Motor, Dua Remaja 14 Tahun Jadi Korban

Kapolsek Urban Wonomulyo, AKP Sandy Indrajatiwiguna, menyatakan bahwa pihaknya tengah melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap identitas pelaku. “Kami telah melakukan langkah awal penanganan dan saat ini masih melakukan penyelidikan guna mengungkap para terduga pelaku,” ujarnya.

Korban juga telah diarahkan untuk membuat laporan resmi di Polres Polewali Mandar sebagai dasar proses hukum selanjutnya. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap waspada saat beraktivitas di malam hingga dini hari dan segera melaporkan jika memiliki informasi terkait kasus ini.

Baca Juga  Warung Hayuslin Rusak Parah Diterjang Angin Puting Beliung

Kasus ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan dan peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan bersama, mengingat potensi tindak kriminal dapat terjadi kapan saja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

google.com, pub-7063190161419447, DIRECT, f08c47fec0942fa0