Tabrakan Maut di Jalur Trans Sulawesi Polman–Majene, Pemuda 22 Tahun Tewas Usai Motor Tanpa Plat Hantam Bus Damri

POLMAN, FMSnews.co.id. – Kecelakaan lalu lintas tragis menimpa jalur Trans Sulawesi ruas Polewali Mandar–Majene, tepatnya di wilayah Katitting, Desa Tandung, Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, pada Minggu (15/3/2026) dini hari sekitar pukul 02.00 WITA. Peristiwa ini menewaskan seorang pemuda dan menyebabkan kerusakan pada kendaraan yang terlibat.

Kecelakaan melibatkan sepeda motor Suzuki Satria berwarna hitam tanpa plat nomor yang dikendarai Akil (22), warga Dusun Batu-Batu, Desa Galung Lombok, Kecamatan Limboro, Kabupaten Polewali Mandar, dengan bus Damri merek Hino bernomor polisi DD 7743 AC yang dikemudikan Habibi Amrullah Putra (30), warga Dusun Bonea, Kelurahan Benteng Utara, Kecamatan Benteng, Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan.

Akibat benturan keras, korban Akil meninggal dunia langsung di lokasi kejadian. Berdasarkan pemeriksaan awal, ia mengalami luka parah di berbagai bagian tubuh termasuk patah kaki dan tangan kanan, perdarahan dari hidung dan telinga, serta luka berat pada wajah. Sementara itu, bus Damri mengalami kerusakan pada lampu depan yang pecah dan bemper depan yang membengkok.

Baca Juga  Seorang Pemuda di Majene Ditemukan Gantung Diri Saat Sahur

Dari informasi awal, motor diketahui melaju dari arah Polewali Mandar menuju Majene dan bertabrakan dengan bus yang datang dari arah berlawanan, menyebabkan kecelakaan jenis laka ganda. Dua saksi mata, Anto (21) dari Dusun Ratte Apas, Desa Buttu Pamboang, Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene, dan Aben (27) dari Desa Tandung, Kecamatan Tinambung, telah memberikan keterangan kepada pihak berwenang.

Baca Juga  Duka Pasangan dan Penyakit Kronis Bikin Berat, Nelayan Tinambung Tewas Gantung Diri

Petugas Unit Lalu Lintas Polsek Tinambung yang dipimpin Kanit Laka Lantas Aipda Yusril segera merespon laporan, melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), mengamankan barang bukti berupa kedua kendaraan yang terlibat, serta mendokumentasikan seluruh bukti di lokasi. Kerugian materiil yang ditimbulkan diperkirakan mencapai sekitar Rp10 juta.

Pihak kepolisian sedang melakukan penyelidikan mendalam untuk menentukan penyebab pasti kecelakaan, termasuk pemeriksaan kondisi jalan, kecepatan kendaraan, dan faktor kelelahan pengemudi yang mungkin menjadi penyumbang. Polisi juga mengimbau para pengguna jalan agar meningkatkan kesadaran dan mematuhi semua peraturan lalu lintas, khususnya pada malam hingga dini hari di jalur Trans Sulawesi yang memiliki arus lalu lintas cukup padat dan kondisi jalan yang perlu diperhatikan dengan cermat. Selain itu, pihak berwajib mengingatkan pentingnya memiliki kendaraan dengan dokumen lengkap dan plat nomor yang jelas untuk memudahkan identifikasi dan penanganan dalam keadaan darurat.

Baca Juga  Warung Hayuslin Rusak Parah Diterjang Angin Puting Beliung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

google.com, pub-7063190161419447, DIRECT, f08c47fec0942fa0