crossorigin="anonymous">
Polman  

Satu Hari Lagi Idul Adha, Gas Elpiji 3 Kg Hilang dari Peredaran di Alu Mombi, Warga Panik Cari Stok untuk Masak Daging Qurban

POLMAN – FMSnews.co.id, Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah tahun 2026 yang tinggal menghitung hari, kelangkaan gas elpiji ukuran 3 kilogram kembali menjadi momok yang menakutkan bagi masyarakat di wilayah Kecamatan Alu, tepatnya di Desa Mombi dan sejumlah desa lain di kawasan tersebut. Padahal, kebutuhan bahan bakar memasak saat ini sedang berada di puncak tertinggi mengingat tradisi masyarakat yang akan mengolah daging kurban dan berbagai hidangan besar untuk disantap bersama keluarga maupun dibagikan kepada warga.

Keresahan dan kepanikan melanda warga, salah satunya di Dusun Bala. Sejumlah warga diketahui sudah berkeliling dari satu pengecer ke pengecer lain demi mencari stok gas elpiji 3 kg, namun hasilnya nihil. Tidak ada satu pun titik penjualan yang memiliki persediaan barang tersebut.

Salah satu warga yang sedang berusaha mencari gas mengungkapkan kekhawatirannya. Menurutnya, momen Idul Adha adalah saat di mana kebutuhan gas memasak meningkat drastis karena banyaknya daging sapi, kambing, maupun ayam yang harus diolah. Ketiadaan pasokan di saat kritis ini sangat menyulitkan dan membuat cemas seluruh warga.

Baca Juga  Ditemukan Terlantar, Bayi Laki-laki di Polewali Mandar Resmi Diserahkan Jadi 'Anak Negara' Usai Dirawat 21 Hari

“Kami sudah keliling ke mana-mana, tapi tidak ada yang punya stok. Padahal tinggal satu hari lagi lebaran haji. Banyak daging yang harus dimasak nanti, kalau tidak ada gas bagaimana kami mengolahnya? Ini sangat mengkhawatirkan,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Baca Juga  Unit Lantas Polsek Urban Wonomulyo Polres Polman Tangani Laka Lantas di Jalan Trans Sulawesi

Saat dikonfirmasi di salah satu titik pengecer di wilayah tersebut, penjual hanya bisa menggeleng pasrah. Ia mengaku sudah lama menunggu kiriman pasokan dari agen penyalur, namun hingga saat ini barang belum juga datang. Stok yang biasanya tersedia setiap minggu, mendadak lenyap tanpa kejelasan kapan akan dikirim kembali.

“Memang benar, sejak beberapa hari lalu kiriman gas 3 kg tidak ada. Saya sendiri tidak tahu ke mana perginya barang itu. Sudah saya tanya ke atas, jawabannya belum ada kepastian kapan datangnya. Banyak pembeli yang kecewa dan pulang membawa tangan kosong,” ungkap seorang pengecer di Desa Mombi.

Kelangkaan ini menjadi ironi tersendiri di tengah momen berbagi dan kebersamaan. Masyarakat berharap pihak terkait, mulai dari dinas perindustrian dan perdagangan hingga pihak penyalur, segera menelusuri penyebab terhambatnya distribusi gas di wilayah Alu dan sekitarnya. Warga mendesak agar stok segera dikirimkan sebelum hari raya tiba, agar tradisi memasak dan menyajikan daging kurban tidak terganggu oleh krisis bahan bakar yang seharusnya menjadi kebutuhan pokok yang terjamin ketersediaannya.

Baca Juga  PORDI Sulbar Siap Bangkit! Ketua PB PORDI Uji Coba Asa Otak Domino dan Targetkan Turnamen Besar Dua Kali Setahun

Hingga berita ini diturunkan, warga masih terus berupaya mencari ke sana kemari, berharap ada keajaiban pasokan datang tepat waktu, atau terpaksa harus mencari alternatif lain yang tentu saja menyulitkan persiapan perayaan Idul Adha tahun ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

google.com, pub-7063190161419447, DIRECT, f08c47fec0942fa0