POLMAN, FMSnews.co.id. – Organisasi Remaja dan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) wilayah Sulawesi Barat (Sulbar) menunjukkan semangat baru untuk bangkit dan berprestasi di tingkat nasional. Ketua Pengurus Besar (PB) PORDI, A. Jamarro Dulung, melakukan kunjungan kerja sekaligus uji coba inovasi “Asa Otak Domino” di Polewali Mandar, Senin (23/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung di rumah jabatan Wakil Bupati Polewali Mandar ini juga menjadi ajang silaturahmi perdana bagi jajaran pengurus baru PORDI Sulbar. Turut hadir dalam pertemuan tersebut adalah Ketua Terpilih PORDI Sulbar H. Andi Ibrahim Masdar, mantan Ketua PORDI Sulbar A. Mappauda, serta Sekretaris PORDI Sulbar Bripka Erwin, S.H.
Dalam suasana yang santai namun penuh semangat, A. Jamarro Dulung memberikan arahan agar kepengurusan baru mampu membawa organisasi ke arah yang lebih profesional. Menanggapi hal tersebut, Ketua Terpilih H. Andi Ibrahim Masdar menegaskan komitmennya untuk memajukan domino di daerahnya.
Ia menargetkan penyelenggaraan turnamen besar minimal dua kali dalam setahun. “Khususnya pada momentum penting seperti Hari Ulang Tahun Proklamasi Kemerdekaan RI serta hari jadi provinsi maupun kabupaten,” ujar Andi Ibrahim.
“Ke depan, kami ingin menghadirkan kompetisi yang lebih terstruktur dan bergengsi agar atlet-atlet domino Sulbar bisa terus berkembang dan berprestasi di tingkat nasional,” tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris PORDI Sulbar, Bripka Erwin, S.H., memaparkan bahwa wilayahnya telah memiliki modal prestasi yang membanggakan dari berbagai turnamen terbuka di daerah lain. Ia optimistis, dengan kepemimpinan baru, capaian tersebut akan semakin meningkat.
“Selama ini kita sudah beberapa kali meraih juara di berbagai turnamen. Dengan kepengurusan yang baru, tentu akan semakin memotivasi para atlet untuk tampil lebih baik lagi,” ungkap Erwin.
Kegiatan ini menjadi tonggak awal yang positif bagi perjalanan kepengurusan baru PORDI Sulawesi Barat, sekaligus menegaskan bahwa olahraga domino kini tidak hanya sekadar hiburan, tetapi memiliki potensi besar untuk dikembangkan secara profesional dan kompetitif.













