crossorigin="anonymous">     crossorigin="anonymous">

Tingkatkan Kualitas Hidup Warga, Mahasiswa KKN MAS Kelompok 10 Gelar Program CERMAT untuk Lansia di Balai Dusun Princi

Tingkatkan Kualitas Hidup Warga, Mahasiswa KKN MAS Kelompok 10 Gelar Program CERMAT untuk Lansia di Balai Dusun Princi

GADINGKULON — Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat menjadi salah satu fokus mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah ‘Aisyiyah (KKN MAS) Kelompok 10 selama menjalankan pengabdian di Desa Gadingkulon, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Salah satu bentuk kepedulian tersebut diwujudkan melalui program kesehatan CERMAT (Cegah Hipertensi dan Diabetes Melitus) yang dilaksanakan di Balai Dusun Princi dengan menggandeng layanan Posyandu setempat.

Program CERMAT dirancang sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan, khususnya dalam mencegah penyakit tidak menular (PTM) seperti hipertensi dan diabetes melitus. Kegiatan ini secara khusus menyasar masyarakat usia pra-lansia hingga lansia, mulai dari usia sekitar 40 tahun hingga kelompok usia 80-an.

Pemilihan kelompok usia tersebut didasarkan pada pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala seiring meningkatnya risiko berbagai penyakit kronis pada usia lanjut. Selain pemeriksaan, mahasiswa KKN MAS juga memberikan edukasi agar masyarakat memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai faktor risiko dan langkah-langkah pencegahan penyakit.

Kegiatan CERMAT dilaksanakan dengan mengintegrasikan layanan kesehatan ke dalam kegiatan Posyandu rutin di Balai Dusun Princi. Dengan konsep tersebut, masyarakat tidak hanya mendapatkan pelayanan pemeriksaan kesehatan, tetapi juga memperoleh informasi dan konsultasi yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN MAS Kelompok 10 bersama pihak Posyandu memberikan sejumlah layanan, antara lain pemeriksaan tekanan darah dan pengecekan kadar gula darah sewaktu secara gratis bagi warga yang hadir.

Baca Juga  Disdik Sumenep Perkuat Integritas Pendidikan Lewat Deklarasi SPMB Tahun Ajaran 2025–2026

Selain pemeriksaan, warga juga mendapatkan edukasi mengenai pola hidup sehat, faktor risiko hipertensi dan diabetes melitus, tanda-tanda yang perlu diwaspadai, serta pentingnya melakukan deteksi dini. Mahasiswa juga mengingatkan masyarakat mengenai pentingnya menerapkan pola makan bergizi seimbang serta mengendalikan konsumsi gula dan garam.

Tidak berhenti pada pemeriksaan umum, kegiatan CERMAT juga memberikan ruang bagi warga untuk mendapatkan konsultasi dan pendampingan secara individual. Warga yang memiliki hasil pemeriksaan yang perlu mendapat perhatian diberikan informasi dan saran mengenai langkah yang dapat dilakukan selanjutnya, termasuk anjuran untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut pada fasilitas pelayanan kesehatan apabila diperlukan.

Antusiasme masyarakat terlihat dari kehadiran dan keterlibatan warga dalam mengikuti rangkaian kegiatan. Bagi masyarakat Dusun Princi, kegiatan tersebut memberikan kemudahan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala sekaligus memperoleh pengetahuan mengenai pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.

Program CERMAT juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran tidak hanya bagi lansia, tetapi juga keluarga yang memiliki anggota keluarga lanjut usia. Dukungan keluarga menjadi bagian penting dalam membantu lansia menerapkan pola hidup sehat, mengonsumsi makanan yang lebih seimbang, rutin melakukan pemeriksaan kesehatan, serta mengikuti anjuran tenaga kesehatan.

KKN MAS, Kolaborasi PTMA dari Berbagai Daerah

KKN MAS merupakan program KKN kolaboratif berskala nasional yang melibatkan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) dari berbagai daerah di Indonesia.

Baca Juga  SPMB SMAN 1 dan SMAN 3 Polewali Disorot: Dugaan Siswa Titipan & Minim Transparansi

Pada tahun 2026, Malang Raya dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan KKN MAS yang diikuti oleh 59 PTMA se-Indonesia, dengan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) sebagai perguruan tinggi penyelenggara atau host.

KKN MAS Kelompok 10 sendiri merupakan kolaborasi mahasiswa dari 10 perguruan tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah, yaitu:

  1. Universitas Muhammadiyah Malang (UMM);
  2. Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar;
  3. Universitas Muhammadiyah Makassar;
  4. Universitas Muhammadiyah Kendari;
  5. Universitas Muhammadiyah Bone;
  6. Universitas Muhammadiyah Riau;
  7. Universitas Muhammadiyah Bandung;
  8. Universitas Muhammadiyah Cirebon;
  9. Universitas Muhammadiyah Surakarta; dan
  10. Universitas Muhammadiyah Purwokerto.

Kolaborasi mahasiswa dari berbagai daerah tersebut menjadi kekuatan dalam menghadirkan program pengabdian yang beragam dan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat Desa Gadingkulon.

Enam Program Unggulan KKN MAS Kelompok 10

Selain CERMAT, KKN MAS Kelompok 10 juga mengembangkan sejumlah program unggulan lainnya yang menyasar berbagai aspek kehidupan masyarakat Desa Gadingkulon.

Program tersebut meliputi:

1. SI-MBOK (Strategi Inovasi Mineral Block Ternak)
Program peningkatan nutrisi dan kualitas pakan ternak warga melalui edukasi dan praktik pembuatan mineral block.

2. Strategi Manfaatkan Limbah Organik
Edukasi dan praktik pemanfaatan limbah kulit jeruk menjadi Pupuk Organik Cair (POC) bersama ibu-ibu PKK Dusun Princi.

3. Laskar Cilik Pahlawan Bangsa
Program edukasi kebangsaan dan pembiasaan hidup bersih dan sehat bagi siswa SDN 1 Gadingkulon yang dikemas melalui kegiatan edukatif, senam, praktik PHBS, serta perlombaan kemerdekaan.

Baca Juga  Launching Gerakan Kembali Bersekolah, Andi Rita: Majene Kota Pendidikan Harus Dibuktikan Bebas ATS

4. Penataan Identitas dan Aksesibilitas Jalan Dusun Princi
Program pembuatan dan penataan penanda jalan untuk memudahkan navigasi masyarakat maupun pendatang yang berada di wilayah Dusun Princi.

5. MediaEdu (Pelatihan Inovasi Media Belajar Sederhana)
Pendampingan tenaga pendidik dalam mengembangkan media pembelajaran yang kreatif, sederhana, dan interaktif.

6. TITIK TOKO (Digitalisasi Lokasi dan Identitas Toko Kelontong)
Program pendataan dan pemetaan lokasi toko kelontong warga ke dalam peta digital untuk meningkatkan kemudahan akses dan visibilitas usaha masyarakat.

Mendorong Desa yang Sehat dan Produktif

Melalui pelaksanaan program CERMAT, mahasiswa KKN MAS Kelompok 10 berharap kesadaran masyarakat Desa Gadingkulon terhadap pentingnya kesehatan dapat tumbuh secara berkelanjutan.

Deteksi dini melalui pemeriksaan tekanan darah dan kadar gula darah diharapkan menjadi langkah awal bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi kesehatan masing-masing. Edukasi yang diberikan juga diharapkan dapat mendorong perubahan pola hidup menuju kebiasaan yang lebih sehat.

Bagi mahasiswa KKN MAS Kelompok 10, CERMAT bukan sekadar kegiatan pemeriksaan kesehatan, tetapi merupakan bagian dari upaya membangun budaya hidup sehat di tengah masyarakat.

Dengan semangat “Cegah, Deteksi, dan Peduli”, program CERMAT diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, khususnya kelompok pra-lansia dan lansia, sehingga dapat menjalani kehidupan yang lebih sehat, aktif, dan produktif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

google.com, pub-7063190161419447, DIRECT, f08c47fec0942fa0