Momen Ibadah Paskah Ternoda: Kaca Mobil Pecah, Tas Milik Jemaat Raib di Depan Gereja

POLMAN – FMSnews.co.id, Suasana sakral perayaan Paskah di Polewali Mandar mendadak tercoreng oleh aksi kriminal yang meresahkan. Saat ratusan jemaat tengah khidmat berdoa di dalam, aksi pembobolan justru terjadi di area parkir luar gereja.

Peristiwa naas itu menimpa MLS (43), warga Kelurahan Takatidung, yang beribadah di Gereja Musafir Lantora pada Minggu pagi (5/4/2026).

Korban tiba di lokasi sekitar pukul 05.05 WITA dan memarkirkan mobil jenis Mitsubishi Xpander dalam kondisi terkunci rapat. Namun, duka mendalam dirasakan saat ibadah usai sekitar pukul 07.15 WITA.

Baca Juga  Polemik Kasus Pelecehan di UNIBA Madura: Netralitas Kampus Dipertanyakan

Saat kembali ke kendaraan, korban terkejut mendapati kaca belakang kiri mobilnya telah pecah berkeping-keping. Lebih parah lagi, tas milik istri yang diletakkan di dalam kendaraan diketahui hilang tak berbekas.

“Mobil kami parkir dalam keadaan terkunci. Tapi setelah ibadah, kaca sudah pecah dan tas tidak ada lagi,” ungkap korban dengan nada kecewa mendalam.

Tas yang hilang tersebut berisi pakaian ganti dan barang-barang pribadi. Total kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp2 juta. Dugaan kuat, pelaku memanfaatkan momen saat seluruh jemaat fokus beribadah sehingga area parkir terlihat lengang dan minim pengawasan.

Baca Juga  Pengungkapan Peredaran Rokok Ilegal, Kadis Koperindag: Sinergitas Pemprov dan Polda Sulbar

Merespons kejadian ini, Kapolsek Polewali, Iptu Samsul Bahri Subu, memastikan pihaknya telah langsung melakukan pengecekan di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Kami sudah melakukan pengecekan di lokasi dan mengumpulkan informasi awal dari korban. Kami mengimbau masyarakat agar tidak meninggalkan barang berharga di dalam kendaraan, di mana pun dan kapan pun,” ujarnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Polewali Mandar, AKP Budi Adi, menegaskan komitmennya untuk mengusut tuntas kasus ini. Tim penyidik saat ini tengah memproses barang bukti dan memeriksa kemungkinan adanya rekaman CCTV di sekitar lokasi guna melacak identitas pelaku.

Baca Juga  BREAKING NEWS: Polisi Periksa Suami Korban Dugaan Bunuh Diri di Pelattoang

“Kasus ini akan kami tindaklanjuti hingga selesai. Kami juga meminta masyarakat segera melapor jika menemukan atau mengalami kejadian serupa,” tegasnya.

Insiden ini menjadi tamparan keras dan peringatan serius bagi masyarakat. Bahkan di tempat ibadah sekalipun, rasa aman belum tentu terjamin. Publik kini menanti langkah cepat aparat untuk menangkap pelaku dan memulihkan rasa aman, terutama di momen-momen keagamaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

google.com, pub-7063190161419447, DIRECT, f08c47fec0942fa0