MAJENE – FMSnews.co.id, Langkah nyata menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan diambil oleh Rutan Kelas IIB Majene bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Majene. Kedua instansi resmi menandatangani perjanjian kerja sama yang berfokus pada pengelolaan kebersihan lingkungan serta penanganan sampah yang terpadu dan berkelanjutan, pada Rabu (1/7/2026).
Penandatanganan kerja sama ini menjadi tonggak penting dalam sinergi antarlembaga untuk menciptakan lingkungan yang sehat, bersih, dan bebas dari pencemaran, khususnya di lingkungan Rutan serta wilayah sekitarnya.
Dalam kesepakatan tersebut, kedua belah pihak sepakat untuk saling mendukung dan berkolaborasi dalam berbagai aspek, mulai dari pemeliharaan kebersihan area lingkungan, pemilahan sampah di sumber, hingga pengolahan sampah yang ramah lingkungan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
DLHK Majene nantinya akan memberikan bimbingan teknis, pelatihan, serta dukungan terkait sistem pengelolaan sampah yang tepat guna. Sementara pihak Rutan Kelas IIB Majene berkomitmen menerapkan prinsip kebersihan dan disiplin lingkungan secara konsisten, serta melibatkan warga binaan dalam kegiatan pengelolaan sampah sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian dan tanggung jawab sosial.
Kepala Rutan Kelas IIB Majene menyambut baik kerja sama ini. Menurutnya, selain menjaga kebersihan, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi warga binaan untuk peduli terhadap lingkungan hidup dan membentuk perilaku positif yang bermanfaat saat kembali ke masyarakat.
“Kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Melalui kerja sama ini, kami ingin menunjukkan bahwa institusi pemasyarakatan juga berperan aktif menjaga lingkungan, sekaligus membentuk karakter warga binaan yang peduli lingkungan,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan DLHK Majene menegaskan bahwa pengelolaan sampah yang baik harus dimulai dari setiap instansi dan komunitas. Sinergi dengan Rutan Majene diharapkan dapat menjadi contoh baik bagi instansi lain dalam menerapkan pengelolaan sampah yang efektif.
“Kami berharap kerja sama ini berjalan langgeng dan menjadi model kolaborasi yang inspiratif. Pengelolaan sampah yang tertib akan menciptakan lingkungan yang nyaman, sehat, dan mengurangi risiko pencemaran,” ungkapnya.
Kerja sama ini juga membuka peluang pengembangan inovasi pengolahan sampah, seperti pembuatan kompos hingga pemanfaatan sampah menjadi barang bernilai ekonomi, sehingga memberikan manfaat ganda bagi lingkungan maupun perekonomian.













