Eksekusi Lahan di Polman Berlangsung Ricuh, Puluhan Warga Diamankan

Suasana eksekusi lahan di Dusun Palludai, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar yang berlangsung ricuh, Kamis 3 Juli 2025. (Foto: Rahmayani)

POLEWALI, MASALEMBO.COM – Eksekusi lahan di Dusun Palludai, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar berlangsung ricuh. Massa yang menolak proses eksekusi melakukan perlawanan dengan cara melempar batu dan bom molotov ke arah polisi, Kamis (3/7/2025).

Kapolres Polman AKBP Anjar Purwoko yang ditemui di lokasi eksekusi mengatakan puluhan warga diamankan karena mencoba melakukan perlawanan dengan cara melempar batu dan bom molotov.

“Sekitar 20 orang kami amankan karena mencoba melakukan perlawanan, padahal sebelumnya sudah kami ingatkan untuk tidak menghalangi proses eksekusi,” ucapnya.

Baca Juga  Pria Diduga ODGJ Mengamuk Tebas 2 Orang, 1 Korban Tewas di Tempat Kejadian

Selain mengamankan warga yang melawan, polisi juga mengamankan puluhan senjata tajam dan bom molotov.

Dalam proses eksekusi ini berdasar putusan Pengadilan Negeri Polewali Mandar. Warga yang tak terima keputusan tersebut melakukan perlawanan. Akibatnya sebanyak sembilan orang polisi mengalami luka-luka karena terkena bom molotov dan lemparan batu.

Baca Juga  Personel Polres Polman Bersama Polsek Tinambung Datangi TKP Penemuan Mayat di Desa Tandung

Saat ini, polisi yang mengalami luka-luka sedang menjalani perawatan di RSUD Andi Depu Polewali Mandar.

Adapun objek sengketa seluas 60 hektar yang terdiri dari rumah dan kebun milik warga. (rah/har)

Baca Juga  Perkuat Ketahanan Air, Dinas PUPR Sulbar Optimalkan Fungsi Pintu Air Lakejo Polman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

google.com, pub-7063190161419447, DIRECT, f08c47fec0942fa0