POLMAN – FMSnews.co.id, Sebuah peristiwa kecelakaan lalu lintas yang memilukan terjadi di Jalan Poros Paku–Amola, wilayah Kamiri, Dusun Passubbe, Desa Paku, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Jumat (22/5/2026). Seorang anak perempuan berusia 4 tahun bernama Arumi menjadi korban tabrakan dengan sepeda motor, usai tiba-tiba berlari ke tengah jalan sehingga benturan tidak terelakkan lagi.
Kendaraan yang terlibat adalah sepeda motor Yamaha Vixion yang dikendarai Burhan (40 tahun), warga Dusun Laba-laba, Desa Paku. Saat kejadian, pengendara sedang melaju dari arah Kamiri menuju persimpangan Jalan Poros Pinrang–Polewali. Kondisi jalan yang berada di lingkungan permukiman warga dan banyak aktivitas warga, tiba-tiba berubah menjadi mencekam saat Arumi berlari keluar dari pinggir jalan tepat di depan motor yang dikendarai Burhan.
Kapolsek Binuang, IPTU Rahman, S.Sos., M.Si., membenarkan kejadian tersebut. Berdasarkan keterangan yang dihimpun di lokasi, kecelakaan terjadi sangat mendadak sehingga pengendara tidak sempat menghindar atau mengerem sepenuhnya.
“Korban tiba-tiba berlari ke badan jalan. Pengendara sudah berusaha menghindar namun jarak sudah terlalu dekat, sehingga tabrakan tidak dapat dihindari. Akibat kejadian itu, anak tersebut mengalami luka-luka dan langsung mendapatkan pertolongan pertama,” jelas Kapolsek Rahman.
Usai kejadian, pengendara motor disebutkan bertindak sigap dan bertanggung jawab. Burhan langsung membawa korban ke rumah warga terdekat untuk mendapatkan pertolongan awal, sebelum kemudian dibawa ke Puskesmas Binuang. Mengingat kondisi korban yang butuh penanganan lebih lengkap, pihak medis pun merujuk Arumi ke RSUD Andi Depu Polewali untuk perawatan lebih lanjut. Hingga kini, kondisi korban terus dipantau oleh keluarga maupun pihak berwenang.
Tim dari Satuan Lalu Lintas Polres Polewali Mandar kini turun ke lokasi guna melakukan pengecekan dan mendalami kronologi kejadian secara lengkap, termasuk melihat kondisi jalan, rambu, dan faktor penyebab lain agar peristiwa serupa tidak terulang.
Kecelakaan ini kembali menjadi pengingat penting bagi seluruh pengguna jalan maupun orang tua. Kapolsek Binuang kembali mengimbau agar pengendara selalu menurunkan kecepatan dan meningkatkan kewaspadaan maksimal saat melintas di kawasan pemukiman, pasar, atau jalan yang banyak dilalui anak-anak.
“Di kawasan perumahan atau permukiman, potensi anak-anak tiba-tiba menyeberang atau berlari ke jalan sangat besar. Kami ingatkan pengendara untuk selalu berhati-hati, tidak ngebut, dan mengutamakan keselamatan. Begitu juga orang tua, diharapkan selalu mengawasi anak-anak agar tidak bermain di dekat jalan raya,” tegas IPTU Rahman.
Polisi berharap kesadaran bersama antara pengendara dan masyarakat dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas, khususnya yang melibatkan anak-anak yang merupakan kelompok paling rentan di jalan raya.













