DPRD Majene Tegas Bakal Evaluasi Program OPD Tiap 2 Bulan

Wakil Ketua DPRD Majene, M Idwar saat memimpin rapat Banggar (FMSNEWS.CO.ID/egi)

MAJENE, FMSNEWS.CO.ID – Dinas Koperasi UKM, Perdagangan dan Perindustrian Pemda Majene Provinsi Sulawesi Barat menargetkan pendapatan asli sebesar Rp1,8 miliar di tahun 2023.

Kepala Dinas Koperasi UKM, Perdagangan dan Perindustrian Pemda Majene, Busri K mengatakan hal tersebut saat rapat dengan Badan Anggaran DPRD Majene pada Jumat, 11 November 2022, yang digelar di Gedung DPRD Kabupaten Majene.

Ia yang menjelaskan bahwa target Rp1,8 miliar tersebut, masih sama dengan target di tahun sebelumnya yakni di 2022.

Baca Juga  Dukung Layanan Publik dan Pendidikan, Diskominfo Sulbar Perluas Akses Internet di 30 Titik Blankspot di Pasangkayu dan Mamuju Tengah

Kadis Busri K juga menjelaskan beberapa potensi yang tempat mereka menarik PAD. “Yang paling dominan adalah di pasar yang ada di Kabupaten Majene,” ujarnya.

Di antaranya dimaksud yakni Pasar Sentral Majene dan pasar-pasar tradisional yang di kecamatan.

Rapat Banggar DPRD Majene dengan TAPD berlangsung di gedung DPRD Majene. Tampak Sekretaris TAPD Kasman Kabil, memimpin TAPD yang menghadirkan sejumlah OPD. (FMSNEWS.CO.ID/egi)

Menanggapi penyampaian dari Kadis Busri K, anggota Banggar DPRD Budi Mansur meminta agar satuan harga retribusi pasar yang disampaikan sebelumnya dapat direvisi. Sebab, menurutnya satuan tersebut sudah tidak relevan dengan hari ini.

Budi Mansur minta pimpinan Banggar agar merekomendasikan perubahan satuan harga dalam Perda yang menjadi dasar atau payung hukum penetapan retribusi pasar oleh Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian Pemda Majene.

Baca Juga  Lomba Kompetensi Siswa SMK Sulbar 2025: Langkah Maju Ciptakan Generasi Berinovasi dan Berdaya Saing

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Majene yang memimpin rapat M Idwar mengatakan, target tersebut telah disepakati dengan DPRD dan dinas. Karena itu untuk capaian nantinya akan dilakukan evaluasi setiap 2 bulan sekali.

“Kita nanti akan undangan Bapak Bupati dan Bapak Wakil Bupati untuk kita bangun komitmen bersama. Bahwa setiap 2 bulan akan kita lakukan evaluasi capaian target yang disepakati malam hari ini,” tegas Idwar.

Baca Juga  3 Pabrik Batu Bata di Majene Ludes Terbakar, Kerugian Mencapai Puluhan Juta Rupiah

Idwar menegaskan agar setiap OPD menjaga komitmen kerja. Menurutnya OPD yang tidak memenuhi target akan dilaporkan kepada pimpinan daerah untuk dilakukan evaluasi.

“Karena kita sama-sama tahu bagaimana minimnya pendapatan kita, sementara DAU terus dikurangi Pemerintah Pusat, maka mau tidak mau harus kerja keras, penuhi target pendapatan yang sudah disepakati dengan DPRD,” pungkas Idwar. (Sug/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

google.com, pub-7063190161419447, DIRECT, f08c47fec0942fa0