DPRD dan Pemda Majene Sepakati Pengesahan APBD 2023

Bupati Majene Andi Achmad Syukri Tammalele bersama Ketua DPRD Majene Salmawati Djamado saat mengesahkan APBD Majene Tahun 2023, Rabu 30 Nopember 2022. (egi/fmsnews.co.id)

MAJENE, FMSNEWS.CO.ID – Pemerintah Daerah (Pemda) dan DPRD Majene menyetujui pengesahan Ranperda APBD Tahun Anggaran (TA) 2023 untuk ditetapkan menjadi Perda, Rabu (30/11/2022).

Meski demikian, semua fraksi di DPRD tetap memberikan banyak catatan kepada pemerintah daerah.

Saat sidang berlangsung, hampir seluruh anggota DPRD hadir dalam rapat paripurna pengesahan APBD TA 2023. Dari 25 anggota dewan, terpantau hadir 18 orang. Di kursi pimpinan juga tampak penuh, dihadiri Bupati, Wakil Bupati, Ketua, serta para Wakil Ketua DPRD Majene.

Baca Juga  Sekda Ardiansyah Lepas 236 Jemaah Haji Majene, Titip Pesan Begini

Ketua DPRD Majene, Salmawati Djamado, menyatakan sidang dinyatakan quorum. Setelah itu, ia membuka sidang dan mempersilakan fraksi-fraksi menyampaikan pandangannya.

Sejumlah Anggota DPRD Majene tampak hadir pada di Rapat Paripurna Pengesahan APBD Majene 2023 yang berlangsung di Ruang Sidang Utama DPRR Majene, Rabu 30 Nopember 2022. (egi/fmsnews.co.id)

Fraksi Partai Golkar melalui juru bicaranya, Sadli Samsi, menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pembahasan Badan Anggaran DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah serta kajian fraksi Golkar terhadap dokumen Ranperda APBD TA 2023, pihaknya menilai rancangan tersebut penting demi membela rakyat sekaligus meningkatkan tata kelola pemerintahan di Kabupaten Majene.

Baca Juga  Terima 800 Mahasiswa KKN UMB, Pj Bupati Buteng Ingatkan Jaga Persatuan Jelang Pilkada

“Dengan mengucap bismillah, fraksi Golkar menyetujui Ranperda tentang APBD TA 2023 untuk ditetapkan sebagai Perda, sebagai bagian dari upaya untuk memajukan Bumi Assamalewuang Kabupaten Majene di masa mendatang,” kata Sadli.

Namun demikian, fraksi Golkar tetap memberikan sejumlah catatan. Salah satunya menekankan bahwa pengalokasian anggaran belanja di bidang pelayanan publik dalam dokumen APBD TA 2023 harus menjadi prioritas dan mendapat perhatian serius pemerintah daerah. Golkar juga mendorong adanya program beasiswa bagi siswa dan mahasiswa berprestasi yang berasal dari keluarga kurang mampu.

Baca Juga  TAPD Majene Jelaskan Rancangan APBD 2023, Potensi Defisit Rp53 Miliar

Selain itu, fraksi Golkar menyinggung soal rumah singgah serta kepesertaan BPJS kesehatan.

“Dari ketiga poin tersebut Pemerintah Daerah diharapkan jangan setengah hati dan seakan berat hati untuk mengalokasikan anggaran,” pungkas Sadli. (adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

google.com, pub-7063190161419447, DIRECT, f08c47fec0942fa0