crossorigin="anonymous">     crossorigin="anonymous">
Majene  

PT. CIAM Gelar Sosialisasi Rencana Pembangunan Pelabuhan dan Peningkatan Dokumen Lingkungan, Kadis DLHK Kab. Majene Respon Positif

MAJENE, SULBAR, FMSnews.co.id. 10/03/26 – PT Cadas Industri Azelia Mekar (CIAM) menggelar sosialisasi publik terkait rencana pembangunan pelabuhan khusus serta peningkatan dokumen lingkungan berupa Usulan Perubahan Lingkungan (UPL), Usulan Kajian Lingkungan (UKL), dan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) untuk kegiatan pertambangan di Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat. Acara yang berlangsung pada hari Selasa (10/3) ini menghadirkan berbagai pihak terkait, termasuk pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan perwakilan masyarakat lokal, guna memastikan transparansi dan kesinambungan pengelolaan tambang serta pembangunan infrastruktur pendukung.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk menyelaraskan rencana pengembangan infrastruktur pelabuhan dengan standar pengelolaan lingkungan yang ketat sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pelabuhan yang direncanakan diperuntukkan tidak hanya untuk mendukung distribusi hasil pertambangan secara efisien, namun juga diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas logistik bagi wilayah sekitar Kabupaten Majene dan kawasan sekitarnya.

“Kami menyadari bahwa segala proses kegiatan pertambangan dan pembangunan infrastruktur harus sejalan dengan aturan perlindungan lingkungan dan semua peraturan yang berlaku di tanah air. Melalui sosialisasi ini, kami memastikan seluruh proses yang direncanakan telah dilaksanakan dengan baik, terkendali, dan memenuhi semua persyaratan yang ditetapkan,” ujar Irfan Syarif selaku perwakilan PT Cadas Industri Azelia Mekar dalam sambutannya.

Baca Juga  16 Komunitas Bersatu Bersihkan Gunung Sigitung, Kumpulkan 56 Kg Sampah dalam Aksi Cinta Alam

Acara tersebut juga dihadiri oleh PLT Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Majene, Harun Hadaming, SE, yang memberikan respon positif terkait langkah yang dilakukan perusahaan. “Pemerintah daerah akan senantiasa memberikan dukungan kepada sektor real ekonomi yang memiliki kontribusi nyata dalam peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Majene. Peningkatan PAD hingga saat ini masih menjadi pekerjaan rumah yang perlu terus diperkuat, sehingga kehadiran perusahaan yang bergerak di sektor pertambangan dan pembangunan infrastruktur diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan bagi kemajuan ekonomi daerah di masa depan,” jelasnya.

Baca Juga  Pemaparan Visi Misi Calon Dekan FKIP Unsulbar 2026–2030: Hadirkan Pemimpin Berdaya Saing dan Berdampak Nyata

Perwakilan masyarakat lokal yang hadir menyampaikan harapan agar proses pembangunan tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, namun juga dapat berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui program pembangunan kapasitas dan lapangan kerja, serta tetap menjaga pelestarian ekosistem lokal yang menjadi sumber daya penting bagi kehidupan masyarakat setempat.

Muhdiar, salah satu perwakilan pemerintah daerah sekaligus pemilik lahan yang akan menjadi bagian dari akses jalan menuju terminal khusus, menegaskan pentingnya sinergi antara berbagai pihak. “Kita harus memastikan bahwa setiap tahapan pembangunan dilakukan dengan memperhatikan tiga aspek utama: hukum, lingkungan, dan hak-hak masyarakat. Sosialisasi seperti ini menjadi wadah yang sangat penting untuk membangun komunikasi yang baik, menghindari kesalahpahaman, dan memastikan bahwa pembangunan berjalan sesuai dengan harapan bersama,” ucapnya.

Baca Juga  Gubernur Suhardi Duka Turun Tangan, Harga Bawang dan Telur di Pasar Murah Majene Dibuat Lebih Terjangkau

Selain membahas rencana teknis dan fungsional pembangunan pelabuhan, pada acara tersebut juga diuraikan secara rinci tentang peningkatan dokumen lingkungan yang telah disusun dengan memperhatikan perkembangan regulasi terkini dan kondisi aktual ekosistem lokal. Perusahaan menjelaskan bahwa dokumen tersebut telah melalui tahapan kajian mendalam bersama pihak ahli dan konsultan lingkungan untuk meminimalkan dampak negatif serta memaksimalkan manfaat positif bagi lingkungan dan masyarakat.

Dengan terlaksananya sosialisasi ini, PT Cadas Industri Azelia Mekar berkomitmen untuk terus menjaga komunikasi yang terbuka dan akuntabel dengan semua pemangku kepentingan dalam setiap tahapan pembangunan. Perusahaan juga menyatakan siap menerima masukan, saran, dan pemantauan dari berbagai pihak untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan memberikan manfaat yang merata bagi seluruh masyarakat Kabupaten Majene.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

google.com, pub-7063190161419447, DIRECT, f08c47fec0942fa0