Sejumlah barang bukti diamankan, pelaku mengaku dapatkan barang haram via WhatsApp
FMSNews.co.id, MAJENE, SULBAR – Kasus penyalahgunaan dan pengendalian narkotika kembali menggemparkan Kabupaten Majene. Seorang pemuda berinisial AG (24) berhasil diamankan Tim Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Majene setelah ditemukan menyimpan sejumlah paket sabu di dua lokasi berbeda, yakni kamar kos dan rumah mertuanya.
Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan warga yang mengeluhkan dugaan aktivitas narkoba yang mengganggu ketertiban di Lingkungan Rangas Timur, Kecamatan Banggae. Menanggapi informasi tersebut, tim yang dipimpin langsung oleh IPTU Japaruddin, S.H., M.M., segera melakukan patroli dan pemantauan intensif di kawasan tersebut.
Pada sekitar Selasa malam (03/02/2026) pukul 19.30 WITA, petugas melakukan aksi gerebek terhadap rumah kos yang berdekatan dengan rumah orang tua pelaku. Saat penggeledahan, AG ditemukan bersama dua rekannya, dengan ditemukan alat isap sabu, pipet, serta beberapa plastik bening berisi kristal yang diduga sebagai sabu di dalam tas kepemilikan pelaku.
Dalam penyidikan awal, AG mengaku masih menyembunyikan stok narkotika di rumah mertuanya yang berada di Lingkungan Rangas Tamalassu. Tidak menyia-nyiakan waktu, tim polisi segera melakukan penggeledahan di lokasi kedua dan menemukan lima paket sabu siap edar, timbangan digital, serta puluhan kemasan plastik kosong yang diduga digunakan untuk proses transaksi.
“Terduga pelaku mengaku mendapatkan barang bukti dari seorang pria berinisial HM dengan cara memesan melalui aplikasi WhatsApp,” jelas IPTU Japaruddin dalam keterangannya.
Total barang bukti yang berhasil diamankan meliputi tujuh paket sabu, alat konsumsi narkotika, timbangan digital, handphone, serta berbagai perlengkapan pendukung lainnya.
Saat ini, AG beserta seluruh barang bukti telah ditempatkan di Mapolres Majene untuk menjalani proses hukum sesuai peraturan yang berlaku. Polisi juga menegaskan akan terus mengembangkan kasus ini guna mengungkap jaringan peredaran narkotika yang lebih luas di wilayah Majene dan sekitarnya.













