MAJENE, FMSNEWS.CO.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Majene telah merampungkan salah satu tugas konstitusional terpentingnya di penghujung tahun, yakni mengesahkan Peraturan Daerah mengenai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk Tahun Anggaran 2023. Keputusan vital ini dicapai dalam Rapat Paripurna yang digelar pada Rabu, 30 November 2022.
Angka definitif untuk APBD Majene tahun 2023 diputuskan pada nominal yang signifikan, yakni Rp861.649.645.214.
Proses pengesahan yang bersejarah ini dipimpin oleh Ketua DPRD Majene, Salmawati Djamado, yang didampingi oleh Wakil Ketua, M. Idwar. Rapat tersebut turut dihadiri oleh berbagai pihak penting, termasuk sejumlah anggota DPRD lainnya, perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopinda), dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kabupaten Majene. Puncak dari acara tersebut adalah pembacaan keputusan pengesahan yang disampaikan langsung oleh Bupati Majene, Andi Achmad Syukri.
Apresiasi dan Semangat Kebersamaan
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Majene, Andi Achmad Syukri, menyampaikan rasa syukur dan penghargaan setinggi-tingginya. Beliau secara khusus mengucapkan terima kasih kepada seluruh Pimpinan dan anggota legislatif Kabupaten Majene atas rampungnya pembahasan dan pengesahan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) APBD 2023 menjadi Peraturan Daerah APBD.
Bupati Syukri mengakui bahwa perjalanan menuju penetapan anggaran ini tidaklah mulus. “Berbagai dinamika selama proses pembahasan telah dilalui dengan semangat serta menjunjung nilai-nilai kebersamaan, sehingga penetapan APBD Tahun 2022 dapat dilaksanakan sesuai yang diharapkan,” ujar beliau, mengutip pentingnya sinergi antara eksekutif dan legislatif.
Ia juga memberikan apresiasi mendalam atas peran aktif dan kritis anggota dewan. Menurutnya, kepedulian dan dukungan yang diberikan oleh legislator sangat berharga dalam mempertajam dan menyempurnakan target-target program serta kegiatan yang akan dibiayai. Prosesnya sendiri merupakan rangkaian kerja keras yang panjang, dimulai dari diskusi mendalam di tingkat Komisi hingga kristalisasi akhir melalui Badan Anggaran (Banggar).
Ajakan Mengawal Pembangunan
Menutup sambutannya, Andi Syukri tidak hanya berfokus pada pihak internal pemerintahan, tetapi juga meluaskan ajakannya. Ia mengajak seluruh komponen masyarakat Kabupaten Majene untuk berpartisipasi aktif dalam mendukung pelaksanaan seluruh rencana pembangunan yang telah ditetapkan untuk tahun 2022.
Beliau menekankan pentingnya peran pengawasan publik:
“Bersama kita kawal semua program pembangunan yang akan kita laksanakan serta bersama kita evaluasi demi mewujudkan Majene Unggul, Mandiri dan Religius,” pungkasnya, menegaskan visi pembangunan daerah yang berorientasi pada kemajuan, kemandirian, dan nilai-nilai spiritual.
Dari sisi teknis, Sekretaris Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Majene yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Kasman Kabil, turut memberikan konfirmasi. Kasman Kabil menyatakan bahwa setelah melalui serangkaian pembahasan yang intensif dan cermat, penetapan APBD Majene 2023 akhirnya berhasil disahkan.
Keberhasilan ini dicapai tepat waktu, sebuah pencapaian yang patut disyukuri mengingat kompleksitas prosesnya. “Alhamdulillah pengesahan APBD tahun 2023 Majene tepat waktu, meskipun proses pembahasan mengalami berbagai dinamika, semua program di setiap OPD dibahas satu persatu melalui Banggar DPRD bersama TAPD,” tutur Kasman.
Pernyataan ini menggarisbawahi metodologi pembahasan anggaran yang teliti, di mana setiap program dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diperiksa dan didiskusikan secara detail oleh Banggar DPRD bersama TAPD.
Pengesahan APBD ini merupakan landasan legal dan finansial bagi Pemerintah Kabupaten Majene untuk menjalankan roda pemerintahan dan melaksanakan program-program prorakyat sepanjang tahun 2023. (Adv)













