MAJENE, FMSNEWS.CO.ID – Badan Anggaran DPRD Kabupaten Majene menggelar rapat lanjutan bersama Tim Anggara Pemerintah Daerah (TAPD), Selasa (22/11/2022) membahas Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) tahun 2023.
Dalam rapat ini, Banggar dan TAPD menghadirkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang mengelola pendapatan, antara lain Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).
Anggota Banggar DPRD Majene Abdul Wahab, SH di kesempatan ini meminta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata agar dapat memaksimalkan potensi yang dimiliki museum Mandar untuk dapat menggenjot wisatawan.
Ia meminta pengelola museum Mandar harus berkolaborasi dengan Disdikpora Majene untuk menggaet retribusi pengunjung dari kalangan pelajar.
Menurutnya, kunjungan guru dan anak sekolah ke Museum Mandar potensi untuk meningkatkan pendapatan. “Makanya harus ada sinergitas antara pihak Disbudpar dan Disdikpora kalau kedua OPD ini bisa berkolaborasi pasti pendapatan dari kunjungan Museum akan meningkat,” tutur Wahab.
Wahab mengatakan, Disdikpora bisa saja menghimbau sekolah-sekolah agar murid mereka belajar dengan mengunjungi museum Mandar. Dengan demikian akan dapat meningkatkan jumlah kunjungan yang tentunya juga akan menambah retribusi.
“Kan sekolah itu punya dana bos, jadi mereka bisa membuat program kunjungan kemuseum, ini juga kan untuk memperkenalkan kebudayaan kita kepada anak-anak,” ujar Wahab.
Pada rapat ini, Banggar DPRD Majene mendorong target PAD di masing-masing OPD dapat ditingkatkan. Strateginya yaitu mengadakan kerjasama melalui MoU antar dinas atau OPD. (Adv/har)













