MAMASA – FMSnews.co.id, Dalam upaya memastikan keamanan dan kualitas pelayanan kesehatan, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) melakukan pengawasan ketat di sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Mamasa, Kamis (9/4/2026).
Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program unggulan Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, yaitu “Sulbar Sehat”.
Melalui UPTD Laboratorium Kesehatan Masyarakat, tim teknis langsung turun ke lapangan mengambil sampel air dan bahan makanan di berbagai titik lokasi SPPG. Pengambilan sampel dilakukan secara menyeluruh meliputi wilayah Buntu Malangka, Mambi, Bambang, Mehalaan, Keppe, Sumarorong, Makuang Messawa, Balla, hingga Osango.
Sampel yang dikumpulkan tersebut selanjutnya akan diuji di laboratorium sesuai dengan standar nasional yang berlaku. Hasil pemeriksaan ini menjadi syarat utama dalam penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), yang menandakan bahwa tempat pengolahan pangan tersebut aman, bersih, dan layak operasi.
Selain pengujian, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk pembinaan dan pendampingan bagi pengelola SPPG agar terus mematuhi protokol kesehatan dan menjaga standar mutu layanan.
Kepala DKPPKB Sulbar, dr. Nursyamsi Rahim, menegaskan bahwa pengawasan rutin ini sangat krusial untuk melindungi kesehatan masyarakat.
“Pengujian sampel air dan makanan ini penting untuk memastikan keamanan pangan yang disajikan. Kami berharap pengelola SPPG semakin patuh terhadap standar higiene sanitasi, sehingga layanan gizi yang diberikan benar-benar aman dan berkualitas,” ujarnya.
Lebih lanjut dijelaskan, penguatan fungsi laboratorium kesehatan menjadi kunci utama dalam menjamin kualitas layanan kesehatan masyarakat, khususnya pada aspek kesehatan lingkungan dan keamanan pangan. Upaya ini sejalan dengan visi daerah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi yang sehat dan terjamin.
(Rls)













