POLMAN, FMSnews.co.id. – Malam yang tenang di Jalan Mangundang, Kelurahan Polewali, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, berubah mencekam pada Senin (9/3/2026). Sekitar pukul 22.10 WITA, kobaran api hebat dengan cepat melalap permukiman warga, menghanguskan dua unit rumah hingga rata dengan tanah dan menyebabkan kerusakan ringan pada satu rumah lainnya. Kerugian material akibat peristiwa nahas ini diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Insiden kebakaran ini pertama kali dilaporkan oleh masyarakat kepada Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Polewali Mandar. Saksi mata melaporkan melihat api yang mulai membesar di kawasan padat penduduk tersebut. Merespons cepat laporan itu, personel gabungan piket fungsi Polres Polman bersama Polsek Polewali segera diterjunkan ke lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan, pengamanan area, serta membantu warga.
Kapolsek Polewali, IPTU Samsul Bahri Subu, menyatakan bahwa timnya segera bertindak untuk memastikan situasi tetap kondusif dan mulai mengumpulkan keterangan dari para saksi di lapangan. “Kami menerima laporan dari masyarakat terkait adanya kebakaran di Jalan Mangundang. Personel gabungan langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan serta membantu pengamanan di sekitar TKP,” terang IPTU Samsul Bahri Subu.
Menurut keterangan saksi mata di lokasi, awal mula kejadian adalah saat seorang warga yang tengah beristirahat mencium bau hangus menyengat. Setelah mencari sumber bau tersebut, ia terkejut mendapati api sudah berkobar dari bagian dapur salah satu rumah. Warga tersebut lantas berteriak meminta bantuan warga sekitar untuk memadamkan api.
Namun, laju api tak terbendung. Material bangunan yang dominan terbuat dari kayu membuat kobaran api menjalar dengan sangat cepat. Dua unit rumah milik Andriani Sakue (60) dan Abd Rahman Tamal (80) tak kuasa melawan ganasnya si jago merah, sehingga ludes dilalap api. Sementara itu, satu rumah milik Herman Efendi (39) berhasil diselamatkan dari kehancuran total, meskipun mengalami kerusakan ringan pada bagian belakang akibat sambaran api.
Upaya pemadaman massal pun segera dilakukan. Tiga unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan, ditambah satu unit Water Cannon milik kepolisian, serta bantuan tak kenal lelah dari warga sekitar yang bahu-membahu berjuang memadamkan api. Setelah perjuangan panjang, api akhirnya berhasil dikuasai dan dipadamkan sepenuhnya.
Bersyukur, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Namun, kerugian materiil yang diderita kedua korban diperkirakan mencapai angka fantastis, yakni ratusan juta rupiah.
Kapolsek Polewali menambahkan, dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik yang terjadi di bagian dapur salah satu rumah korban. Meski demikian, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan penyebab pasti dari insiden kebakaran ini.
“Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati serta rutin memeriksa instalasi listrik di rumah guna mencegah terjadinya kebakaran,” pungkas IPTU Samsul Bahri Subu, mengingatkan pentingnya kewaspadaan dini untuk menghindari kejadian serupa di masa mendatang.













