POLMAN – FMSnews.co.id,
Aksi pencurian yang sangat merugikan menghebohkan kawasan Pasar Induk Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar. Seorang wanita yang berpura-pura menjadi pembeli dengan santai membawa kabur gelang emas bernilai fantastis Rp 52 Juta, Jumat (17/4/2026).
Peristiwa naas tersebut menimpa H. Muhammad Ismail Mamma (60), pemilik Toko Emas Mappasitujue yang berada di kompleks pasar. Kerugian yang diderita sangat besar, dan aksi pencurian itu terekam jelas oleh kamera pengawas.
Kisah pilu ini bermula sekitar pukul 11.00 WITA. Seorang perempuan datang ke toko dan meminta diperlihatkan koleksi perhiasan, khususnya gelang emas jenis Dubai 23 karat.
Karena terlihat seperti pembeli serius, pemilik toko tanpa curiga mengeluarkan barang-barang berharga tersebut dari etalase. Namun saat itu, situasi sedang ramai. Korban dan istrinya juga harus melayani pembeli lain, sehingga perhatian mereka terhadap wanita tersebut sempat teralihkan.
Selama sekitar 50 menit, wanita itu berlagak seperti pembeli biasa. Namun, saat dirasa aman, ia menjalankan aksinya.
Setelah merasa yakin, pelaku berpura-pura menerima panggilan telepon dan kemudian pamit meninggalkan toko dengan santai.
Baru beberapa saat setelah kepergiannya, pemilik toko menyadari ada yang tidak beres. Saat dicek, satu unit gelang emas hilang dari meja pajangan.
Segera setelah memeriksa rekaman CCTV, terlihat jelas aksinya. Pelaku terlihat dengan sigap menyembunyikan gelang emas tersebut di bawah tas yang dibawanya sebelum keluar dari toko.
Barang curian tersebut adalah gelang emas Dubai 23 karat dengan berat sekitar 18 gram, dengan total kerugian mencapai angka Rp 52.000.000.
Kapolsek Urban Wonomulyo, AKP Sandy Indrajatiwiguna, membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya langsung bergerak cepat begitu menerima laporan.
“Kami sudah mendatangi TKP, mengumpulkan keterangan saksi, dan mengamankan rekaman CCTV. Wajah terduga pelaku terlihat sangat jelas di rekaman. Saat ini kami sedang melakukan pengejaran dan koordinasi dengan Satreskrim Polres Polman untuk mengungkap identitas dan menangkap pelaku,” tegasnya.
Kepolisian juga mengimbau seluruh pemilik usaha, terutama toko emas dan barang bernilai tinggi, untuk selalu meningkatkan kewaspadaan.
“Jangan lengah meskipun pembeli terlihat sopan atau biasa. Perkuat pengawasan dan pastikan sistem keamanan berjalan maksimal agar tidak menjadi korban kejahatan serupa,” tutupnya.













