MAJENE, FMSNEWS.CO.ID – Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) tahun 2023 antara Badan Anggaran (Banggar) DPRD Majene dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) terus berlanjut.
Banggar masih memperjelas berbagai potensi pendapatan yang dipaparkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Seperti halnya Dinas Koperasi UKM, Perindustrian dan Perdagan dan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga. Dihadapkan Banggar kedua OPD tersebut optimis mencapai target, terlebih lagi Disdikpora.
Kepala Disdikpora Mithhar Thala Ali mengaku siap menaikkan pendapatan asalkan ada regulasi baru. Menurutnya, OPD yang ia pimpin memiliki potensi pendapatan namun tidak berani melakukan pungutan karena belum didukung Peraturan Daerah (Perda).
“Ada beberapa objek pendapatan seperti gor rangas punya potensi hanya saja tidak bisa ditarik retribusi karena terkendala aturan,” tutur Mithhar di Gedung DPRD Majene, Jumat malam (18/11/2022).
Target pendapatan Disdikpora meningkat seratus persen sebelumnya Rp 97.900.000 tahun ini meningkat menjadi Rp200.000.000. Hal tersebut ditegaskan Mithhar saat beraudiensi langsung dengan para anggota Banggar DPRD Majene.
“Kami berharap regulasinya selesai tahun ini, agar kami bisa menarik retribusi di sana (Sport Center Rangas),” ujar Mithhar.
Selain Sport Center di Rangas, Mithhar juga menunjuk beberapa sarana pendidikan dan olahraga yang potensi jadi sumber pendapatan. Diantaranya GOR, stadion Prasamya Mandar Majene dan kolam renang. Namun demikian, beberapa sarana perlu dilakukan perbaikan dan atau rehabilitasi. (Adv)













