Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Majene menyampaikan kritik terhadap kinerja Kapolres Majene dan Kasat Reskrim Polres Majene.
Kritik tersebut disampaikan sebagai bentuk kepedulian terhadap penegakan hukum dan pelayanan kepolisian kepada masyarakat.PC IMM Majene menilai Kapolres Majene dinilai kurang aspiratif dalam merespons berbagai aspirasi masyarakat.
Menurut Ketum Fahrim, kondisi itu berpotensi menurunkan tingkat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian apabila tidak segera dilakukan evaluasi dan perbaikan.Selain itu, PC IMM Majene juga menyoroti penanganan kasus dugaan pemerkosaan yang terjadi di wilayah Pangaliali.
Fahrim menilai proses penanganan perkara oleh Kasat Reskrim Polres Majene berjalan lamban, sehingga menimbulkan pertanyaan dan keresahan di tengah masyarakat yang mengharapkan kepastian hukum.
Ketua PC IMM Majene menyatakan bahwa aparat penegak hukum harus bekerja secara profesional, transparan, dan memberikan kepastian hukum kepada setiap masyarakat yang mencari keadilan.
“Kami berharap setiap laporan masyarakat ditangani secara, transparan, profesional, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian harus dijaga melalui pelayanan yang responsif dan penegakan hukum yang berkeadilan,” ujarnya.
Sebagai bentuk tindak lanjut, PC IMM Majene menyampaikan langsung aspirasi dan evaluasi tersebut kepada Kapolda Sulawesi Barat. Dalam penyampaiannya, PC IMM Majene meminta Kapolda Sulbar untuk melakukan evaluasi terhadap kinerja Kapolres Majene dan Kasat Reskrim Polres Majene, serta memastikan penanganan kasus dugaan pemerkosaan di Pangaliali dilakukan secara profesional, transparan, dan tanpa penundaan yang tidak semestinya.
Dengan demikian, PC IMM Majene mengapresiasi komitmen Kapolda yang telah menyatakan akan segera memprioritaskan penanganan kasus dugaan pemerkosaan tersebut. Fahrim berharap komitmen itu segera diwujudkan melalui langkah-langkah konkret, sehingga proses penegakan hukum dapat berjalan secara profesional, transparan, dan memberikan kepastian hukum serta rasa keadilan bagi korban dan masyarakat.
PC IMM Majene menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari kontrol sosial yang dilakukan masyarakat sipil untuk mendorong terciptanya penegakan hukum yang adil, transparan, dan akuntabel, sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.













