MAJENE – FMSnews.co.id, Dinamika penempatan pejabat di lingkungan peradilan agama kembali terjadi. Samsidar, S.H.I., M.H., sosok yang dikenal memiliki gaya kepemimpinan humanis dan berintegritas tinggi, resmi menyelesaikan masa tugasnya sebagai Ketua Pengadilan Agama Majene Kelas II. Ia kini mendapatkan amanah baru sebagai Hakim di Pengadilan Agama Mamuju Kelas IA.
Perpindahan tugas ini merupakan bagian dari kebijakan mutasi rutin yang disusun guna memperkuat kualitas pelayanan hukum, menjaga profesionalitas kinerja lembaga, serta mendistribusikan sumber daya manusia yang kompeten ke berbagai wilayah hukum di Indonesia.
Melalui pesan perpisahannya, Samsidar menyampaikan salam hormat sekaligus permohonan maaf yang tulus kepada seluruh elemen masyarakat, rekan sejawat, serta pihak-pihak yang pernah bekerja sama dengannya selama bertugas di Kabupaten Majene. Ia mengakui bahwa dalam perjalanan memimpin lembaga tersebut, pasti terdapat kekhilafan, kekurangan, atau hal yang mungkin kurang berkenan, baik dalam hubungan kedinasan maupun hubungan pribadi.
“Segala kekurangan dan kesalahan yang saya lakukan, baik sengaja maupun tidak, saya mohon dimaafkan sebesar-besarnya,” ucapnya dengan penuh kerendahan hati.
Di sisi lain, ia juga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas seluruh dukungan, kerja sama, dan kepercayaan besar yang telah diberikan kepadanya selama mengemban tanggung jawab di Majene. Bagi Samsidar, kebersamaan yang terjalin dengan jajaran aparatur dan masyarakat setempat menjadi pengalaman berharga serta bekal berarti yang akan selalu dibawa dalam melangkah ke tempat tugas berikutnya.
“Dukungan dan kebersamaan ini menjadi bekal yang sangat berarti bagi saya dalam menjalankan amanah berikutnya,” tegasnya.
Menghadapi tanggung jawab baru di Mamuju, Samsidar memohon doa dan restu dari seluruh masyarakat agar ia senantiasa diberikan kemudahan dan kekuatan dalam menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, serta mampu terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat pencari keadilan.
Selama memimpin Pengadilan Agama Majene, nama Samsidar dikenal sangat aktif mendorong terciptanya pelayanan prima, menjaga integritas institusi, dan berupaya keras memperkuat kepercayaan publik terhadap peradilan agama. Berbagai terobosan dan pendekatan yang ia lakukan dinilai membawa dampak positif dan kemajuan yang nyata bagi lembaga tersebut.
Pergantian jabatan ini sekaligus menjadi bukti nyata adanya proses regenerasi dan penyegaran di tubuh peradilan agama. Langkah ini diharapkan dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan hukum yang profesional, transparan, dan berkeadilan, sejalan dengan semangat memperkuat sistem peradilan nasional yang berpihak pada kepentingan masyarakat luas.













