Berita  

Dorong Akses Pasar Petani, DTPHP Sulbar Jajaki Kerja Sama dengan PT Charoen Pokphand Indonesia

MAKASSAR – FMSnews.co.id, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Provinsi Sulawesi Barat melaksanakan pertemuan resmi dengan jajaran direksi PT Charoen Pokphand Indonesia di kantor Feedmill Makassar, Jalan Kima XVII, Kelurahan Bira, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar.

Kunjungan ini merupakan langkah strategis Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka dalam mewujudkan visi pembangunan daerah berbasis Panca Daya. Fokus utama adalah penguatan ekonomi masyarakat, peningkatan daya saing daerah, serta pembangunan sektor unggulan berbasis potensi lokal melalui sinergi dengan dunia usaha.

Pertemuan yang berlangsung pada Jumat (3/4/2026) ini dipimpin langsung oleh Kepala DTPHP Provinsi Sulawesi Barat, Hamdani Hamdi, didampingi jajaran dari Bidang Peternakan, Bidang Tanaman Pangan, UPTD Perbibitan Ternak, dan UPTD BBTPH. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Tenaga Ahli Gubernur serta perwakilan dari Biro Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Barat.

Baca Juga  Celebes Heritage Festival 2024: Tenun Sulawesi Sambut Dunia

Dalam diskusi, kedua pihak membahas penguatan kerja sama agribisnis komoditas jagung dan peternakan sebagai satu kesatuan ekosistem bisnis dari hulu hingga hilir.

Pihak PT Charoen Pokphand Indonesia memaparkan berbagai potensi dan skema kemitraan yang dapat dikembangkan di Sulawesi Barat, baik melalui pola direct farm maupun jaringan agen (poultry shop). Model kerja sama ini terbuka untuk melibatkan perorangan, badan usaha, koperasi, BUMDes, hingga BUMD.

Baca Juga  Plang Realisasi APBDes di Majene Nyaris Tak Terpasang

Perusahaan juga menegaskan bahwa mutu jagung hasil produksi petani di Sulawesi Barat secara umum telah memenuhi standar industri. Kebutuhan jagung perusahaan sendiri diketahui mencapai sekitar 600 ton per hari, yang menjadi peluang besar bagi petani lokal.

Kepala DTPHP Sulbar, Hamdani Hamdi, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mendukung penuh pengembangan agribisnis jagung dan peternakan.

“Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat akan memberikan dukungan penuh melalui berbagai kebijakan, program, dan kegiatan, baik yang bersumber dari APBD maupun APBN. Kami ingin memastikan peluang kerja sama ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh petani dan peternak,” ujar Hamdani.

Baca Juga  Jokowi Minta ASEAN Tangani Masalah Muslim Rohingya di Rakhine State

Sementara itu, Kepala Bidang Peternakan DTPHP Sulbar, Nur Kadar, menambahkan bahwa kolaborasi ini menjadi kunci peningkatan produktivitas dan kesejahteraan.

“Melalui kemitraan ini, kami berharap terjadi peningkatan akses pasar, pendampingan teknis, serta jaminan keberlanjutan usaha bagi peternak, khususnya pada sektor perunggasan yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan,” jelasnya.

Dengan adanya pertemuan ini, diharapkan sinergi antara pemerintah daerah dan sektor swasta dapat memperkuat ekosistem agribisnis di Sulawesi Barat, sekaligus mendorong peningkatan ekonomi masyarakat secara luas.

(Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

google.com, pub-7063190161419447, DIRECT, f08c47fec0942fa0