crossorigin="anonymous">     crossorigin="anonymous">

Respon Cepat Instruksi Presiden, Gubernur SDK Bahas Pembentukan Koperasi Desa

Suasana Rapat Koordinasi Pemprov Sulbar dan Pemerintah Kabupaten membahas Instruksi Presiden tentang pembentukan koperasi Merah Putih. (Kominfo Sulbar)

MAMUJU, MASALEMBO.ID – Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, merespons cepat Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025 dengan menggelar rapat koordinasi (rakor) virtual bersama seluruh bupati dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Senin, 14 April 2025

Rakor ini digelar untuk menindaklanjuti Inpres Nomor 9/2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Gubernur Suhardi menegaskan, instruksi ini bersifat sangat penting dan harus segera diimplementasikan hingga tingkat desa.

“Dalam pengambilan kebijakan, ada yang penting, ada yang sangat penting. Instruksi presiden ini masuk kategori very-very important,” tegas Suhardi Duka.

Baca Juga  Ketua Panitia PIMNas DPD IMM Sulawesi Barat: Komitmen Mencetak Instruktur Profetik sebagai Pelopor Pengkaderan Transformatif

Ia menekankan, pemerintah daerah, terutama kabupaten dan kota, harus segera menjalankan instruksi tersebut karena sasarannya langsung menyentuh tingkat desa dan kelurahan.

Dengan langkah ini, Pemerintah Provinsi Sulbar berkomitmen memperkuat ekonomi kerakyatan melalui koperasi desa, sekaligus mendukung program prioritas pemerintah pusat

Baca Juga  WALHI Sulbar Sesalkan Sikap Wakil Gubernur: Pemprov Jangan Lempar Tanggung Jawab ke Pusat

Gubernur menjelaskan, Inpres ini berlandaskan UUD 1945 Pasal 33, yang menyatakan bahwa perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar asas kekeluargaan. Selain itu, sejumlah undang-undang juga mendukung koperasi sebagai sarana penguatan ekonomi rakyat.

Baca Juga  PS-08 Majene Siap Menangkan ABM-Arwan di Pilgub Sulbar dan AMANAH di Majene

“Koperasi ini bukan konsep liberal, melainkan bagian dari Ekonomi Pancasila yang lebih mengarah pada prinsip sosialis. Ini juga ditekankan Presiden dalam Retret di Akademi Militer Magelang Februari lalu,” jelas Suhardi. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

google.com, pub-7063190161419447, DIRECT, f08c47fec0942fa0