MAMUJU – FMSnews.co.id, Respons cepat dan kepedulian menjadi kunci keselamatan seorang pelajar remaja di Mamuju. Berkat laporan masuk melalui Call Center 110, personel Polresta Mamuju segera bergerak dan turut menyelamatkan nyawa pelajar yang diduga berniat mengakhiri hidupnya di sebuah rumah kos, Jumat (31/7/2026).
Korban diketahui berinisial DE (16), siswa salah satu SMK di Mamuju. Kini ia mendapatkan perawatan intensif di ruang observasi RS Bhayangkara Mamuju.
Piket Pamapta 3 Polresta Mamuju, Ipda Abd Fattah, membenarkan peristiwa tersebut. Kronologi bermula sekitar pukul 08.30 WITA, saat korban mengirimkan video kepada kekasihnya di Desa Salugatta, Mamuju Tengah. Dalam rekaman itu, korban terlihat sedang berniat melakukan percobaan bunuh diri dengan cara gantung diri menggunakan tali nilon biru di kamar kosnya.
Mendapat pesan tersebut, kekasih korban segera memberitahu teman sekelas untuk memeriksa kondisi korban. Di waktu yang hampir bersamaan, korban juga menghubungi orang tuanya di Desa Tobadak dan menyampaikan niatnya.
Orang tua yang panik segera menghubungi guru Bimbingan Konseling serta teman sekamar korban. Sesampainya di lokasi, mereka mendapati korban baru saja melakukan percobaan dan segera menolongnya dengan melepaskan tali yang melilit di leher.
Tak lama kemudian, laporan masuk ke Call Center 110. Personel piket langsung bergerak ke lokasi, membantu evakuasi korban ke RS Bhayangkara, mengamankan tempat kejadian, mencatat keterangan saksi, serta menghubungi keluarga agar segera mendampingi korban.
Dari keterangan awal, korban diketahui memiliki riwayat penyakit maag akut dan sesak napas, serta beberapa kali menjalani perawatan. Kondisi fisik ini diduga memengaruhi psikologisnya hingga menjadi lebih sensitif, bahkan sempat mengalami halusinasi. Pihak kepolisian masih mendalami penyebab pasti kejadian tersebut.
Polresta Mamuju mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk lebih peduli dan peka terhadap kondisi mental kerabat maupun lingkungan sekitar. Jika menemukan tanda-tanda seseorang mengalami tekanan berat atau berpotensi mencederai diri sendiri, segera hubungi layanan darurat kepolisian melalui Call Center 110 atau tenaga profesional agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin.














