crossorigin="anonymous">     crossorigin="anonymous">

Dikeroyok Lebih dari Lima Orang, Pemuda di Polewali Mandar Brutal Dianiaya – Motor Pelaku Ditinggal di TKP

POLMAN, SULBAR, FMSnews.co.id – Aksi penganiayaan brutal terhadap seorang pemuda menggegerkan warga Dusun Tulung Agung, Desa Sumberjo, Kecamatan Wonomulyo, Sabtu malam (7/2/2026). Korban yang berusia 20 tahun dikeroyok oleh sekelompok orang tak dikenal, dengan salah satu kendaraan pelaku sengaja atau tidak sengaja ditinggalkan di lokasi kejadian dan kini dijadikan barang bukti.

Peristiwa Terjadi Sekitar Pukul 21.20 WITA

Peristiwa dimulai ketika korban bernama Depil (wiraswasta asal Dusun Bruno, Desa Kebunsari, Kecamatan Wonomulyo) melintas di wilayah Desa Sugihwaras. Menurut keterangan korban, dirinya merasa diikuti oleh lebih dari lima orang hingga akhirnya disergap saat tiba di Dusun Tulung Agung. Tanpa pemberitahuan atau perdebatan sebelumnya, para pelaku langsung melakukan pemukulan secara bersama-sama.

Baca Juga  Anak 10 Tahun Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual di Luyo, Terduga Pelaku Diamankan – Hukuman Berat Menanti Jika Terbukti

Saksi dalam kejadian, Dela (17) dari Kecamatan Limboro, menyaksikan seluruh kronologi insiden. Keributan tersebut segera menarik perhatian warga sekitar yang sempat berusaha mengejar para pelaku, namun mereka berhasil melarikan diri. Dalam pelariannya, para pelaku meninggalkan satu unit sepeda motor Honda CRF warna merah yang diduga milik salah satu dari mereka.

Polisi Amankan Bukti dan Imbau Masyarakat Tetap Tenang

Baca Juga  Respon Dugaan Kriminalisasi Anggota KPU Mateng, IMM Sulbar Konsolidasi Massa

Setelah menerima laporan dari masyarakat, Bhabinkamtibmas Polsek Urban Wonomulyo, Bripka Budiono, S.H., langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengamankan situasi dan melakukan penanganan awal. Sepeda motor yang ditinggalkan kemudian diamankan ke Polsek sebagai barang bukti untuk penyelidikan lebih lanjut.

Kapolsek Urban Wonomulyo, AKP Sandy Indrajatiwiguna, S.I.K., menegaskan bahwa pihaknya telah mengambil langkah cepat dan profesional dalam menangani kasus ini. Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak terpancing emosi atau melakukan tindakan balasan.

“Kami pastikan baik korban maupun terduga pelaku bukan warga Desa Sumberjo. Maka dari itu, mohon kepada seluruh warga untuk tetap menjaga situasi kamtibmas agar tetap kondusif. Percayakan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada kepolisian,” tegas AKP Sandy.

Baca Juga  Gagal Lakukan Asusila, Kakak Ipar Diamankan URC Polres Pasangkayu

Penyelidikan Masih Berlangsung Intensif

Hingga saat ini, tim penyidikan kepolisian masih bekerja keras untuk mengungkap identitas serta motif yang mendasari aksi penganiayaan tersebut. Polisi memastikan akan menindak tegas setiap pelaku yang terbukti bersalah sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Saat ini situasi di lokasi kejadian dinilai aman dan terkendali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

google.com, pub-7063190161419447, DIRECT, f08c47fec0942fa0