crossorigin="anonymous">     crossorigin="anonymous">
Majene  

Usai Aksi Demo, Kejaksaan dan Mahasiswa Gotong Royong Bersihkan Jalan dari Sisa Bakar Ban

MAJENE – FMSnews.co.id, Suasana berubah drastis usai aksi unjuk rasa. Dari yang sempat panas dan penuh asap, kini berubah menjadi momen kebersamaan. Jajaran Kejaksaan Negeri Majene bersama mahasiswa turun langsung ke jalan raya melakukan kerja bakti membersihkan sisa-sisa pembakaran ban bekas di ruas jalan provinsi.

Kegiatan pembersihan ini dipimpin langsung oleh Kasi Intelijen, Muhammad Aslam Faradilla, dan Kasi Pidana Khusus, Muhit. Mereka tidak hanya mengoordinasikan, tapi juga ikut turun tangan mengangkut sampah sisa aksi yang dinilai sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Sebelumnya, aksi demonstrasi yang dilakukan oleh mahasiswa Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) meninggalkan bekas arang dan potongan ban yang menumpuk di tengah jalan. Kondisi ini tidak hanya mengganggu kelancaran lalu lintas, tapi juga berpotensi menyebabkan kecelakaan, terutama bagi pengendara sepeda motor.

Baca Juga  Kunker ke Menteri Transmigrasi, Andi Syukri: Sesuai Desain Ulumanda Akan Mirip Kawasan Malino

Melihat situasi tersebut, pihak kejaksaan bergerak cepat. Bersama mahasiswa dan warga sekitar, mereka bahu-membahu membersihkan sisa-sisa pembakaran, mulai dari tumpukan arang, kawat ban, hingga material lainnya agar jalan kembali bersih dan aman.

Baca Juga  Warga Salutambung Tolak Keras Tambang Pasir Sungai Tubo: Tak Ada Negosiasi dengan Perusak

Muhammad Aslam Faradilla menjelaskan bahwa langkah ini diambil semata-mata sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan publik.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap keselamatan pengguna jalan. Sisa pembakaran ban sangat berbahaya, licin dan bisa menyebabkan kecelakaan, terutama bagi pengendara roda dua,” ujarnya di sela kegiatan.

Lebih jauh, kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa meski berbeda pandangan dalam menyampaikan aspirasi, namun dalam hal menjaga fasilitas umum dan keselamatan bersama, aparat dan mahasiswa bisa bersatu dan berkolaborasi dengan baik.

Baca Juga  Kolaborasi Mafindo Sulbar dan PGRI: Puluhan Guru di Banggae Timur Giat Kuasai Teknologi AI untuk Tingkatkan Kualitas Pembelajaran

Sementara itu, Kasi Pidsus Muhit juga memberikan pesan bijak. Ia mengimbau agar setiap aksi penyampaian aspirasi tetap dilakukan dengan cara yang tertib dan memperhatikan dampaknya terhadap lingkungan serta kenyamanan masyarakat luas.

Langkah cepat dan humanis ini pun mendapat apresiasi positif dari warga yang melintas. Dalam waktu singkat, ruas jalan provinsi kembali bersih, normal, dan siap digunakan dengan aman oleh masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

google.com, pub-7063190161419447, DIRECT, f08c47fec0942fa0